Alat Ukur Kadar Air Jagung, Kakao dan Kopi

hewata.com. Alat Ukur Kadar Air. Persaingan pasar kakao dan kopi yang semakin ketat menuntut pengukuran kadar air yang akurat, cepat dan mudah dilakukan. Nama alat ukur tersebut bernama kakaotester.

alat pengukur kadar air kopi, alat pengukur kadar air kapulaga, alat pengukur kadar air kayu, alat pengukur kadar air beras, alat pengukur kadar air gabah, alat pengukur kadar air benih, alat pengukur kadar air biji kopi, alat pengukur kadar air biji bijian, alat pengukur kadar air biji kakao, alat ukur kadar air biji bijian

Kadar air suatu produk pertanian dapat mempengaruhi mutu karena berpengaruh terhadap tingkat keawetan selama penyimpanan. Kadar air yang tinggi pada kakao dan kopi misalnya, akan mengundang kehadiran mikroba ataupun serangga yang tidak diinginkan dan akan mempengaruhi rasa, warna, bau, bahkan mengurangi daya awet kedua komoditas perkebunan tersebut. Itulah sebabnya kadar air menjadi salah satu komponen standar mutu dalam perdagangan internasional.

Mengingat pentingnya peranan komponen mutu tersebut, pengawasan kadar air perlu dilakukan dengan seksama. Pengukuran secara tradisional dapat dilakukan dengan menempatkan sejumlah contoh dalam oven untuk menguapkan airnya, kemudian menghitung kehilangan beratnya. Namun pengukuran dengan metode oven kurang akurat dan memerlukan waktu lama. Untuk mengukur kadar air secara akurat dan cepat saat ini sudah ada alat pengukur kadar air elektronik seperti Ceratester (impor).

Baca Juga :   Cara Panen Buah Durian yang Baik dan Benar

Ukurannya portable

Alat elektronik produk dalam negeri ini berukuran portabel dan ringan sehingga mudah dioperasikan dan dibawa-bawa. Alat ini menggunakan baterai 9 volt sebagai sumber tenaga. Alat ini memiliki tiga bagian utama di dalamnya yakni sepasang elektroda yang akan berhubungan langsung dengan sampel bahan yang akan diukur, tranducer sebagai “otak” kakaotester yang dirangkai dari komponen-komponen elektronika, dan panel meter berskala 0-20%.

Di samping itu pada alat “mini” ini terdapat dua buah tombol untuk checking baterai, pembacaan kadar air dan pengaturan kalibrasi, potensiometer di sebelah bawah alat untuk mengatur titik nol. Juga dilengkapi dengan alat penakar yang terpisah dari alat kakaotesternya.

Baca Juga :   Cara Mencangkok untuk Bahan Bonsai

alat pengukur kadar air benih, alat pengukur kadar air biji kopi, alat pengukur kadar air biji bijian, alat pengukur kadar air biji kakao, alat ukur kadar air biji bijian, alat ukur kadar air biji, pengukur kadar air, alat ukur kadar air, nama alat pengukur kadar air, alat untuk mengukur kadar air, alat pengukur kadar air jagung

Untuk penggunaannya terlebih dahulu dilakukan checking baterai, pengaturan titik nol dan kalibrasi dengan menekan tombol-tombol pada alat. Pengukuran kadar air kakao dan kopi dilakukan dengan memasukkan contoh bahan ke dalam ruangan kosong pada alat yang disediakan untuk itu. Pada kedua sisi ruang itu terdapat elektroda yang tidak saling berhubungan. Karena biji-bijian itu mengandung air sehingga kedua komponen elektroda akan mengadakan kontak dan menghasilkan suatu nilai kapasitansi.

Nilai kapasitansi ini mempunyai korelasi positif dengan kadar air, jadi besarnya nilai kapasitansi tergantung pada banyaknya air yang dikandung bahan. Nilai kapasitansi yang terukur akan diolah oleh rangkaian komponen yang ada pada bagian tranducer hingga akhirnya menghasilkan suatu output dalam bentuk nilai arus yang ukurannya microampere. Besarnya arus yang dihasilkan akan menggerakkan jarum penunjuk pada meter. Untuk membaca nilai kadar air tekanlah tombol. Skala meter itu sebenarnya merupakan skala nilai arus yang telah dikonversikan sedemikian rupa menjadi skala nilai kadar air.

Baca Juga :   Manfaat Kunyit untuk Penyakit Lambung

Kakaotester selain digunakan untuk mengukur kadar air kakao dan kopi juga bisa digunakan untuk alat ukur kadar air biji-bijian mengukur kadar air cengkeh, padi, jagung, ataupun kedelai dengan mengatur kalibrasinya saja karena respon kalibrasi setiap biji-bijian tidak sama.

error: