Apa yang Dimaksud Dengan Alga? Berikut 7 Contohnya

Hewata.com. Apa yang Dimaksud Dengan Alga? Berikut 7 Contohnya. Ganggang atau alga adalah kelompok organisme akuatik yang melakukan fotosintesis, dan pembawa nukleus yang dominan yang tidak memiliki akar, batang, daun, dan struktur reproduksi multiseluler khusus tanaman yang sebenarnya.

Sepertinya bukan sebutan yang asing untuk kamu yang hidup disekitaran perairan. Di sungai, danau, laut, kolam, sampai selokan, kamu bisa menemui bermacam tipe alga tumbuh subur dan menginvasi badan air. Walau kerap kali diacuhkan atau malah dipandang parasit, keberadaannya demikian masif.

Sederhana, tidak berbunga, dan biasanya tanaman air dari kelompok besar yang mencakup rumput laut dan banyak bentuk bersel tunggal. Memiliki klorofil tetapi tidak memiliki batang, akar, daun, dan jaringan pembuluh sejati.

Jenis Alga

Kadang-kadang dianggap tumbuhan dan kadang-kadang dianggap “protista” (kategori organisme yang umumnya berkerabat jauh yang dikelompokkan berdasarkan bukan hewan, tumbuhan, jamur, bakteri, atau archaean). Satu jenis atau lainnya diperkirakan telah ada selama lebih dari 2 miliar tahun.

Baca Juga :   8 Jenis Jamur yang Beracun di Dunia

Tetapi, tenang saja, mereka bukan teror yang penting kita takuti. Alga hanya semacam protista dengan karakter seperti tumbuhan, yang hidup di air. Organisme eukariotik ini mempunyai kloroplas dan bisa melakukan fotosintesis. Tetapi, beberapa pada mereka mempunyai flagela dan sentriol, dan sanggup konsumsi zat organik disekelilingnya.

Sebagai produsen, alga menduduki status paling dasar pada segitiga rantai makanan di ekosistem perairan. Sebagai sumber makanan untuk organisme laut kecil, seperti udang dan krill, hingga jadi gizi fundamental untuk hewan laut yang lain.

Tidak seperti angiospermae (tanaman bunga) atau tanaman yang kita kenal pada umumnya, alga demikian sangat sederhana, karena tidak mempunyai jaringan pembuluh, akar, tangkai, daun, atau bunga. Kesederhanaan ini yang lalu membuat sanggup berkembang demikian cepat, dan bisa menyesuaikan dengan beragam kondisi lingkungan.

Tertarik mengenali alga lebih jauh? Yok, ketahui tujuh kelompok khusus alga berdasar pada ukuran, manfaat, dan warnanya:

1. Pyrrophyta

jenis alga, alga biru menyala, jenis jenis alga, macam macam alga, jenis jenis alga dan manfaatnya

Sering disebutkan dinoflagellata, karena bergerak memakai flagela. Walau terlihat menarik, Pyrrophyta yang disebut juga alga api menghasilkan neurotoksin yang bisa mengakibatkan disfungsi otot pada manusia dan organisme lain.

Dinoflagellata jadi pelaksana penting pada fenomena gelombang merah, saat samudera terlihat memerah karena keberadaannya yang berlimpah. Beberapa spesies termasuk bioluminescent, hingga bisa membuat lautan terlihat berpijar pada malam hari.

Baca Juga :   8 Fakta Tentang Gunung Rinjani

2. Alga Coklat (Phaeophyta)

alga coklat, jenis jenis alga coklat, jenis jenis alga coklat pdf, Alga Coklat (Phaeophyta)

Lebih dari sekedar makroskopis, spesies paling besar yang menggapai beberapa puluh meter, terhitung dalam filum Paeophyta. Wujud mereka bervariatif. Ada yang berbentuk helaian, ada juga yang serupa tumbuhan, lengkap dengan sisi yang seperti daun, tangkai, batang dan akar. Mereka hidup dalam koloni dan memiliki sifat autotrofik.

3. Alga Hijau (Chlorophyta)

jenis jenis alga hijau, jenis alga hijau, jenis alga hijau biru, jenis alga hijau adalah, ada berapa macam jenis alga hijau sebutkan dan berilah contohnya

Mayoritas spesies alga hijau bisa kita dapatkan di lingkungan air tawar, dan cuman beberapa spesies yang hidup pada ekosistem laut. Alga hijau mempunyai kloroplas dan bisa mengerjakan fotosintesis, hingga memiliki sifat autotrofik. Ganggang hijau mempunyai flagela dan dinding sel yang tercipta oleh selulosa.

4. Alga Keemasan (Chrysophyta)

Ada sekitaran 100.000 spesies keemasan dan diatom, yang memimpin di lingkungan air tawar dan air asin. Mayoritas chrysophyta, berbentuk diatom yang terdiri dari bermacam jenis plankton di lautan. Walau kalah jumlah, emas-cokelat jadi pesaing untuk keproduktifan diatom dalam ekosistem laut. Dengan emas-cokelat ini dikenal juga sebagai nanoplankton, berdiameter sel hanya sekitaran 50 mikrometer.

Baca Juga :   10 Gurun Terluas di Dunia

5. Alga Kuning-Hijau (Xanthophyta)

macam macam alga

Tidak demikian produktif, Xantophyta cukup jarang dan hanya terbagi dalam 450—650 spesies. Termasuk organisme uniseluler yang mempunyai dinding sel yang tersusun atas selulosa dan silika, dengan 1 atau dua flagela untuk bergerak. Disamping hidup di air tawar, ganggang kuning-hijau dapat ditemui di laut dan tempat basah.

6. Alga Merah (Rhodophyta)

jenis alga merah yang bermanfaat bagi industri makanan adalah, jenis alga merah, jenis jenis alga merah, jenis alga merah yang bermanfaat sebagai bahan agar-agar adalah, jenis alga merah di bawah ini dapat dimanfaatkan sebagai, jenis alga merah (rhodophyta) yang bermanfaat sebagai bahan pembuatan agar-agar

Biasanya, alga merah hidup di lingkungan laut tropis. Tidak seperti ganggang yang lain, alga merah tidak mempunyai flagela dan sentriol. Karakter mayoritas multiseluler, dengan pokok sel eukariotik. Mereka memiliki sifat autotrof, karena bisa melakukan fotosintesis. Dari sisi ukuran, termasuk makroskopis, dan bisa tumbuh sampai mencapai 1 meter.

7. Euglenophyta

Euglenoid jadi materi yang cukup dilematis. Beberapa dari protista air tawar dan air asin ini, memiliki sifat autotrofik, karena memiliki kandungan kloroplas dan sanggup melakukan fotosintesis. Tetapi, ada juga yang mempunyai karakter seperti hewan, dan memiliki sifat heterotrofik.

Mereka mengkonsumsi zat organik dari lingkungan dan organisme bersel tunggal yang lain. Atas dasar itu, beberapa peneliti memiliki pendapat jika Euglenoid tidak bisa dikelompokkan sebagai ganggang dan masuk ke filum Euglenozoa.

error: