Buah Duwet Putih Sebagai Obat Diabetes

Hewata.com. Kulit serta daging buahnya berwarna putih. Rasanya manis tidak sepat. Konon java plum berawarna putih ini merupakan tanaman langka, dan banyak dicari untuk dijadikan obat.

Duwet atau buah juwet yang bernama ilmiah atau nama latin (Eugenia cumini) atau jamblang yang sering dijumpai hanyalah duwet hitam yang berwarna ungu tua kehitaman.
Rata-rata pohon buah duwet atau juwet putih ini sekitar 4 meter saja, meskipun tanaman duwet putih dapat mencapai tinggi 12 meter.

Daunnya berbentuk bulat telur, bertepi rata, dan tebal di kedua sisinya. Bunganya kecil, berwarna putih kotor. Malai bunga muncul pada cabang yang daunnya telah gugur, secara soliter atau berkelompok. Tiap malai terdiri dari banyak bunga, dan pada bagian ujung umumnya ada 3 kuntum.

buah duwet, buah duwet adalah, buah duwet atau jamblang, buah duwet dan manfaatnya, buah duwet jawa, buah juwet, duwet buah, gambar buah duwet, juwet buah, juwet putih, khasiat buah duwet untuk diabetes, manfaat buah duwet, manfaat buah jamblang, manfaat buah juwet, pohon duwet
Buah duwet putih yang langka

Cocok di Semua Jenis Tanah

Tanaman duwet ini memang cocok ditanam pada jenis tanah apapun di dataran rendah, kurang dari 500 m dpl. Di tanah yang mengandung kapur, bahkan di tanah jelek sekalipun ia masih dapat tumbuh baik.

Menanamnya cukup mudah, bibit bisa ditanam dalam pot dan diletakkan di tempat agak teduh, terlindung dari sinar matahari secara langsung. Tujuannya supaya tanaman dapat beradaptasi dengan lingkungan baru. Enam bulan kemudian barulah tanaman dipindah ke tempat yang terkena cahaya matahari secara langsung, tapi masih tetapi di dalam pot.

Tanaman di dalam pot dipupuk sebulan sekali dengan menggunakan pupuk kandang dan NPK. Setelah tingginya satu meter, tanaman ditanam permanen di tanah dan di tempat terbuka.

Dipupuk dan Dipangkas

Sebelum ditanam permanen, lebih dulu disiapkan lubang tanam yang telah diberi pupuk kandang dan zat antirayap.

Pembuatan lubang tanam sama dengan tanaman buah lainnya. Selanjutnya 4 – 6 bulan sekali tanaman diberi pupuk kandang ZPT untuk merangsang pertumbuhannya.

Tidak ketinggalan sebulan sekali juga disemprot zat anti hama, untuk mencegah serangan hama dan penyakit. Menjelang berbunga, kira-kira umur 4 tahun, ditambah pupuk NPK (15 – 15 – 15) dengan dosis secukupnya. Selain itu enam bulan sekali juga diberikan zat antirayap.

Pupuk diberikan dengan cara membuat alur disekeliling tanaman. Pupuk disebar merata, lalu ditutup dengan tanah. Agar tetap gembur, tanah disekitar tanaman juga perlu didangir secara rutin.

Dua tahun sekali dilakukan pemangkasan cabang-cabang yang kira-kira tidak diperlukan, bentuknya kurang bagus, atau lemah. Dengan pemangkasan ini diharapkan akan tumbuh tunas-tunas baru yang lebih baik dan sehat.

Dengan perawatan yang baik, buah duwet putih akan tumbuh subur dan bebas hama penyakit. Tanaman yang berasal dari biji akan berbuah setelah berumur 5 – 6 tahun. Selain buahnya dapat dimakan, kulit biji juwet putih atau buah duwet putih ini juga diyakini mempunyai manfaat sebagai obat kencing manis atau diabetes.

You May Also Like

error: Content is protected !!