Tanaman Bunga Kertas Zinnia

Morfologi Bunga Zinnia

Bunga yang disebut juga bunga kertas ini adalah bunga tanaman (Zinnia. sp). Disebut bunga kertas karena bunga pitanya berbentuk seperti kertas. Asalnya dari Meksiko.

Tanaman hias penghasil bunga potong ini dapat tumbuh dengan baik jika ditanam di daerah pegunungan maupun di dataran rendah, karena daya adaptasinya cukup bagus, tanahnya gembur dan subur, kaya akan bahan organik, berdrainase baik dan ditanam di tempat terbuka yang banyak mendapatkan sinar matahari secara langsung.

deskripsi bunga zinnia elegans, deskripsi bunga zinnia, morfologi bunga zinnia elegans, foto bunga zinnia, fakta bunga zinnia, gambar bunga zinnia, tanaman bunga zinnia, hama bunga zinnia, jenis bunga zinnia, morfologi bunga kertas zinnia, gambar bunga kertas zinnia, tanaman bunga kertas zinnia, tentang bunga zinnia, tanam bunga zinnia, syarat tumbuh bunga zinnia, warna bunga zinnia
Bunga zinnia elegans (anggun)

Tanaman yang tidak dipelihara dengan baik dan tumbuh di tanah yang kurang baik untuk tanaman ini bisa mengakibatkan tidak seragam pertumbuhannya, walau bibit atau benih yang digunakan bagus. Warna bunganya tidak bagus, lapisan mahkota bunganya pun berkurang. Sebelum bibit ditanam tanah tempat tumbuh mutlak harus dikerjakan dengan baik. Benihnya pun harus dipilih yang bermutu baik atau terjamin kualitasnya.

Baca Juga :  Tanaman Hias ini Susah Dirawat oleh Pemula

Jenis Bunga Zinnia

Ragam jenis dan varietas bunga kertas sangat banyak, baik dilihat dari ukuran tanaman maupun bentuk bunganya. Ada tanaman yang tumbuh pendek setinggi 30-40 cm dan ada yang tumbuh setinggi 80 – 1 meter. Di Indonesia, kebanyakan bunga kertas yang lazim dikenal adalah bunganya berbentuk cakram susun. Spesiesnya antara lain;

Zinnia elegans

Zinnia haageana

Zinnia elegans scabiosaeflora

Zinnia fantasie

Zinnia mammoth robusta

Ciri-ciri Bunga zinnia

Deskripsi Bunga Zinnia Elegans mempunyai bunga berbentuk mirip seperti bunga dahlia bersusun. Disebut juga zinnia Anggun dan Zinnia dahlia. Warnanya merah, merah muda (pink), putih, kuing, orange, atau kuning emas. Tinggi tanamannya sekitar 80 cm ketika berbunga. Berdaun sempit. Perbanyakan tanaman ini dengan biji.

Bentuk bunga zinnia baagena seperti cakram susun. Warnanya merah cokelat, merah senja, atau kuning emas. Tinggi tanaman waktu berbunga sekitar 40 cm, serta berdaun sempit. Perbanyakan tanaman ini dengan biji.

Zinnia elegans scabiosaeflora mempunyai bunga berbentuk setengah susun. Warnanya putih, kuning emas, kuning orange, merah muda, atau merah tua. Perbanyakan tanaman ini dengan biji.

Baca Juga :  Fakta Bunga melati

Zinnia Fantasie mempunyai mahkota bunga berbentuk keriting. Dan Zinnia mammoth robusta berukuran besar, dengan warna bermacam-macam.

Cara Merawat Bunga Zinnia

Di Indonesia bunga kertas dapat ditanam sepanjang tahun, sehingga hama dan penyakit yang mengganggu pertumbuhannya selalu ada. Tanaman ini biasanya dikebunkan di daerah pegunungan. Karena kondisi daerah pertumbuhannya lembap, penyakit karena cendawan sering jadi ancaman utamanya.

Penyakit jamur karat daun (Uromyces carryophibillinus) sering menyerang tanaman dewasa. Infeksinya tampak dengan adanya bercak-bercak orange hingga cokelat muda pada permukaan daun. Penyakit ini banyak muncul pada musim hujan. Umumnya tidak membawa kerugian besar, karena bunga dapat dipanen hasilnya. Pencegahannya dengan pengairan yang tepat dan penyemprotan fungisida.

Penyakit yang paling merugikan adalah busuk akar dan layu tanaman yang disebabkan jamur Fusarium sp dan Phytophthora sp. Kedua penyakit ini dapat menghancurkan tanaman yang masih berada di dalam persemaian maupun yang sudah dewasa. Jamur fusarium sp. menyebabkan akar busuk dan tanaman layu dengan batang kering seperti jerami. Pembuluh kayu kering.

Baca Juga :  Ferocactus, Kaktus Cantik yang Berduri Kuat

Pencegahannya adalah; tanaman sakit dibongkar dan dibakar agar tidak menularkan penyakitnya kepada tanaman lain yang sehat. Jamur Phytophthora sp. menyebabkan busuk kering pada batang dan tanaman layu. Tanaman sakit dicabut dan dibakar agar tidak menular penyakitnya pada tanaman zinia sehat lainnya.

Penyakit yang sering mendatangkan kerugian adalah yang disebabkan oleh virus dengan tanda-tanda daun jadi keriting. Penyakit virus “Yellow” yang penyebarannya ditularkan serangga aphid juga sangat merugikan, karena dapat merusak hasil produksi. Tulang daun muda berklorosis, bentuk daun kerdil, dan pertumbuhan tanaman tidak normal. Ruas batang pohon pendek-pendek. Tanaman tak bisa berbunga tau bunga yang terbentuk tidak normal nantinya.

Kutu aphid, ulat penggerek, dan tungau daun dapat jadi ancaman serius pada musim kemarau. Pengendaliannya dapat menggunakan insektisida secara rutin setiap seminggu sekali atau selama bunga belum mekar.

You May Also Like

error: Content is protected !!