3 Cara Memperbanyak Bunga Melati

Hewata.com. Anda pasti mengenal bunga melati. Bunga yang sering hadir dalam suasana kegembiraan seperti perkawinan, atau datang dikala duka misalnya kematian.

Bahkan di pundak para perwira menengah pun, dia hadir sebagai tanda pangkat. Karena keakrabannya dalam kehidupan sehari-hari inilah dia dinobatkan sebagai puspa bangsa.

cara memperbanyak tanaman hias bunga melati, cara stek bunga melati, cara memperbanyak bunga melati, cara menyetek bunga melati, bagaimana cara menanam bunga melati, bagaimana cara merawat bunga melati, cara agar bunga melati cepat berbunga, cara memperbanyak bunga melati jepang, cara stek bunga melati putih, cara memperbanyak tanaman hias bunga melati, cara mencangkok bunga melati putih

Cara memperbanyak tanaman hias bunga melati

Melati (Jasminum sambac) ini tergolong tanaman perdu berkayu. Karena itu perbanyakan dengan cara vegetatip seperti rundukan, pencangkokan dan penyetekan bisa dilakukan. Penanamannya pun bisa dilakukan di tanah atau dalam pot.

1. Rundukan

Secara alamiah, batang tanaman melati yang menyentuh tanah, lama kelamaan akan membentuk akar dan tunas baru. Apabila bagian yang berhubungan dengan tanaman induk dipotong, maka tunas itu akan menjadi tanaman baru. Kondisi alamiah inilah yang kemudian dijadikan dasar perbanyakan rundukan.

Caranya mudah, pertama-tama cukup melengkungkan cabang melati. Selanjutnya cabang tadi ditimbun tanah atau dengan memasukkan cabang yang melengkung dengan keladaman 10-15 cm. tentu saja pucuknya dibiarkan muncul dipermukaan, agar tumbuh sebagai tajuk. Disarankan, pada bagian yang dilengkungkan ke tanah dilukai guna merangsang pertumbuhan akar.

2. Cangkok

Cara memperbanyak melati selanjutnya adalah mencangkok. Untuk mencangkok, mesti dipilih batang yang sehat dan berdaun banyak. Besarnya kira-kira seukuran batang pensil. Kemudian kulit batang dikerat sepanjang 5 cm. Lapisan kayunya mesti dikerok sehingga bersih dari lapisan yang berlendir.

Media cangkoknya adalah moss atau bisa juga campuran tanah gembur yang dicampur dengan pasir dan kompos. Sebagai pembungkusnya bisa digunakan sabut kelapa atau plastik yang berlubang bagian bawahnya. Satu hal yang perlu diperhatikan , yaitu menjaga kelembapan media dengan penyiraman secukupnya.

3. Setek

Untuk membuat setek perlu dipilih batang induk yang sehat dari tanaman yang sudah pernah berbunga. Ukuran batang yang dibuat stek berkisar antara 15-20 cm, terdiri atas 2 tunas dalam satu batang. Untuk menjaga tetap berlangsungnya proses fotosintesis, tiap setek minimal terdiri dari 2 helai daun. Pemotongan batang sebaiknya membentuk sudut 45o.

Maksudnya agar didapatkan permukaan batang yang lebih lebar untuk tempat munculnya akar. Agar pertumbuhan akar lebih cepat, bisa digunakan zat perangsang tumbuh seperti Rootone F.

Sebagai media setek cukup menggunakan pasir biasa yang ditempatkan dalam wadah kayu atau kantung plastik, yang penting bagian bawahnya harus berlubang. Kelembapan sekitar dan medianya perlu selalu diusahakan, karena itu setelah setek di tanaman dan disiram, setek dan wadahnya sebaiknya dikerudungi plastik.

Perlu Dipangkas

Yang diinginkan tentu saja melati yang tumbuh rimbun serta rajin berbunga. Salah satu upaya meningkatkan hasil bunga adalah dengan melakukan pemangkasan. Usaha ini akan merangsang tumbuhnya tunas-tunas baru dan bunganya. Yang perlu diketahui adalah kapan saat yang tepat untuk melakukan pemangkasan. Disarankan untuk memangkas setelah masa berbunganya yang sekitar 3 bulan berlalu.

Selain ditanam di tanah, melati pun cocok ditanam dalam pot. Hanya saja bila ditanam di pot penggantian media tanamnya secara rutin mutlak dilakukan. Ini untuk menjaga ketersediaan hara serta ruang yang cukup untuk perakarannya.

You May Also Like

error: Content is protected !!