Cara Menanam Jagung Manis, Buah Besar Hasil Melimpah!

Hewata.com. Cara Menanam Jagung Manis. Ada bermacam-macam benih jagung manis atau sweetcorn, seperti Honey Jean, Hawaii Super Sweet, Florida Stay Sweet, Illini Xtra Sweet, Candyman, Honeycomb, Ballerina, dan masih banyak lagi. Masing-masing memiliki ‘keunggulan’ tersendiri.

Ada yang tongkolnya mempunyai larikan biji sampai 20. Ada pula yang bijinya tumbuh penuh sesak dari pangkal hingga ujung tongkol, di samping ada juga yang pendek bulat maupun panjang meruncing.

cara menanam jagung, cara menanam jagung manis, cara menanam jagung manis agar berbuah besar, cara menanam jagung yang baik hasil melimpah, cara menanam jagung agar buahnya besar, cara menanam jagung di sawah, bagaimana cara menanam jagung, cara menanam jagung hibrida, cara menanam jagung bisi 18 yang benar, cara tanam jagung nk perkasa, cara menanam jagung kristal, cara menanam jagung dari biji, cara tanam jagung yang benar, cara menanam jagung di rumah

I. Hibrida atau bukan?

Masing-masing jagung itu berasal dari bermacam negara. Khususnya Amerika Serikat, yang merupakan negara ujung tombak pemuliaan jagung sedunia. Lantas diikuti Jepang dan Taiwan, untuk teritori Asia. Dan Indonesia lebih memprioritaskan jagung unggul ‘yang tak perlu manis’ sebagai salah satunya sumber pangan, dapat untuk mengganti nasi.

Beberapa macam jagung manis yang tersebar di Indonesia secara umum berasal dari 3 negara yang disebut tadi. Disamping itu memang ada sedikit dari Denmark, Selandia Baru.

Ada dua karakter jagung manis, yaitu yang termasuk ‘hibrida’ dan yang ‘open pollinated’. Dari jagung hibrida tidak dapat diharapkan keturunan yang akan sama hebatnya dengan jagung induknya. Jika dibibitkan, jagung angkatan ke-2 telah berkurang sekali rasa manisnya. Tetapi dari jagung yang open pollinated, bisa diharapkan rasa manis anak cucunya, asal dikawinkan kembali dengan induknya.

II. Sejarah Tanaman Jagung

Asal usul jagung yang ada sekarang berasal dari jagung liar yang telah mengalami evolusi beribu-ribu tahun. Jagung liar, yang pertama kali ada sepanjang tongkolnya ‘hanya’ 2,5 cm yang ditemukan di Amerika Tengah pada tahun 5.200 SM.

Bijinya hanya ada delapan baris yang masing-masing berisi 5-6 biji. Pada tahun 500 SM orang Meksiko menanam jagung yang tongkolnya sepanjang 10 cm dan bijinya kecil, tetapi ada 11 baris. Lama kelamaan jagung mulai menyebar ke seluruh penjuru dunia dan dikembangkan sebagai makanan utama di Amerika Utara pada abad 19. Dewasa ini jagung ‘sudah’ sepanjang 20 cm bahkan lebih dan barisnya lebih banyak lagi.

Jagung manis merupakan salah satu varietas jagung yang mempunyai zat gula yang manis rasanya. Jagung manis yang masih ‘asli’ ini, meskipun manis tapi kandungan gulanya relatif rendah. Jagung manis yang sekarang berasal dari jagung manis yang dulu juga. Hanya, sekarang kandungan zat gulanya berhasil ditingkatkan karena hasil menyilangkannya.

Baca Juga :   Sisir, Cocok Sebagai Bonsai Tanaman Liar

III. Cara Menanam Jagung Manis

Pertama-tama dalam cara menanam jagung manis, tentu siapkan benih jagung yang baik. Benih jagung manis juga berupa jagung kering ‘pipilan’ sebagaimana benih jagung biasa. Namun wujudnya tidak menarik, gepeng dan kisut.

1. Pemupukan 

Pertama-tama cara menanam jagung manis, tanah dibajak dengan traktor sedalam 30 cm lalu diberi pupuk dasar, berupa pupuk kandang, KCI, TSP, dan urea. Tapi urea tidak boleh dicampur dengan TSP saat akan diberikan, karena nanti malah merusak tanah. Memberikannya harus terpisah, pada waktu yang berbeda. Namun urea boleh dicampur dengan KCI.

Jumlah pupuk dasar bervariasi, bergantung pada tingkat kesuburan tanahnya. Namun dapat dipakai takaran bagi tanah 1 h: urea 200-250 kg, TSP 500-1000 kg, KCI 200-250 kg, dan pupuk kandang 5000 kg. Ada pendapat yang mengatakan bahwa penggunaan urea sebagai pupuk dasar jangan terlalu banyak. Karena akan berpengaruh pada jagung, membuat kering di tenggorokan saat memakannya. Urea cukup 100 kg saja sehektar. Hanya pupuk kandang yang perlu ditambah.

Untuk mengurangi keasaman tanah (seandainya tanah terlalu asam), masih perlu ditambah pemberian sejumlah kapur, hingga pH tanah mencapai angka 6 seperti yang dikehendaki tanaman jagung.

Sesudah pupuk dasar disebar rata, kebun ditraktor lagi supaya pupuk tercampur dengan tanah secara merata, dan struktur tanah menjadi lebih gembur. Untuk kebun seluas 1 h, paling tidak mesti kita siapkan benih jagung manis sebanyak 12-15 kg.

cara tanam jagung, budidaya jagung, budidaya jagung manis, jarak tanam jagung manis, cara menanam jagung manis agar berbuah besar, cara tanam jagung manis, cara menanam jagung yang benar, budidaya tanaman jagung, jarak tanam jagung hibrida, cara menanam jagung agar buahnya besar, tanam jagung tanpa olah tanah, jarak tanam jagung bisi 18, budidaya jagung hibrida, cara menanam jagung manis

2. Membutuhkan Obat Anti Semut

Cara menanamnya sama saja dengan jagung biasa. Jarak antar lubang penanaman dalam satu baris ialah 30 cm, dan jarak antar baris 100 cm. Tapi boleh juga dibuat agak rapat, misalnya 55 cm jarak antar barisnya, dan 25 cm jarak antar lubang tanamnya. Lubang tanam ini cuma sedalam 5 cm, dan diisi 3 biji benih jagung tiap lubang. Namun ada juga yang mengisi hanya 2 bahkan sebiji, tergantung pada besar kecilnya daya tumbuh benih.

Satu hal yang perlu diperhatikan ialah bahwa benih ini akan lunak dan manis rasanya kalau sudah mulai berkecambah. Yang perlu dikhawatirkan ialah serangan dari sekelompok pecinta manis yaitu semut. Ancaman semut ini mesti ditanggulangi, dengan menabur insektisida dari golongan carbofuran ke dalam tiap lubang tanam, misalnya Furadan atau Curaterr sebanyak 100-300 g untuk 6-10 lubang tanam. Racun ini selain menangkal serangan semut, juga bertugas mencegah penyakit bulai yang suka menjangkiti tanaman jagung.

3. Cara Menanam Jagung Manis Agar Berbuah Besar

Tinggi tanaman jagung manis tak jauh berbeda dengan jagung biasa, yakni sekitar 150-175 cm. Tangkai bunganya pun sama saja, tegak lurus ke atas dengan bunga jantan berwarna putih krem. Setiap batang umumnya mengeluarkan 3 buah tongkol. Tapi salah satu (tongkol terbawah atau teratas) harus dipetik agar dua tongkol lain bisa tumbuh maksimal besarnya. Jagung muda yang dipetik itu baik sekali untuk pakan kambing atau sapi sebagai penambah gizi.

Baca Juga :   Cara Merawat Tanaman Cryptanthus

Anehnya tongkol jagung manis ini memiliki dua atau tiga pasang ‘daun’ yang tumbuh di sisi kiri-kanan. Daun itu sebenarnya perpanjangan kelobot (kulit buah). Namun seringkali kelewat panjang sampai dua kali lebih panjang dari tongkolnya sendiri. Keanehan ini tidak dipunyai oleh jagung biasa.

Tongkol sweetcorn pada umumnya sudah siap panen ketika tanaman berumur 60-70 hari. Hanya di dataran tinggi (400 mdpl atau lebih), rata-rata lebih lama sedikit; bisa sampai 80 hari. Pada umur panen ini, boleh dikatakan jagung manis sudah betul-betul manis. Bahkan ketika dicicipi saat mentah pun akan terasa empuk dan manis.

Jika akan dipasarkan, tongkol itu tidak boleh dikupas kulitnya. Karena kulit kelobot yang dibiarkan tidak terkelupas akan mempertahankan rasa manis dari bijinya. Untuk mempertahankan kemanisannya, sebaiknya sweetcorn disimpan dalam kulkas agar tahan sampai 5-7 hari karena kalau tidak ia hanya akan tahan 2 hari saja.

4. Jangan Disatukan dengan Jagung Lain

Satu hal lagi yang perlu diperhatikan dalam cara menanam jagung manis ialah sifat sweetcorn, jagung manis tidak mau kalau ditanam berbarengan atau satu petak dengan jagung biasa, seunggul apapun jenis jagung itu. Kalau ingin menanam dua-duanya lebih baik tempatnya (petakan/sawahnya) dipisah saja.

Mengapa ia begitu manja? Sebab jagung manis kurang bagus mempertahankan kualitasnya kalau ia menerima serbuk bunga jantan dari jagung biasa. Itu akan menyebabkan rasa biji sweetcorn jadi tidak manis nantinya. Apa ciri-ciri sweetcorn yang rasanya sudah atau bahkan tidak manis lagi itu? Ciri-cirinya ialah warna rambut di ujung tongkol dan warna bunga jantan putih semu merah, dan bukan putih-krem seperti seharusnya.

Paling tidak beri jarak 100 m atau lebih untuk letak penanaman dua jagung tersebut, untuk lebih memastikan penyerbukan silang itu tak terjadi.

IV. Open Pollinated vs Hybrid

Boleh dikatakan jagung manis yang sekarang merupakan jagung hibrida juga seperti layaknya jagung hibrida (Hybrid) biasa yang sudah banyak dikenal para petani.

Dari jagung manis yang ditanam, ada yang digolongkan hibrida dan yang open pollinated. Keduanya, sebenarnya sama saja, merupakan jagung hibrida. Jagung hibrida adalah keturunan generasi pertama dari suatu perkawinan tanaman jagung yang merupakan galur-galur murni dari hasil penyerbukan sendiri.

Baca Juga :   Deskripsi Paprika yang Menarik untuk Disimak

Itu kalau yang disebut ‘jagung hibrida silang tunggal’. Hasil penyilangan tunggal dapat menurunkan jagung hibrida yang lebih unggul daripada jagung biasa, lebih unggul lagi adalah hasil ‘penyilangan ganda’.

Kalau jagung hibrida silang tunggal dikawinkan lagi dengan jagung hibrida silang tunggal yang lain, hasilnya disebut ‘jagung hibrida silang ganda’. Dengan menyilangkan satu jenis jagung dengan jenis yang lain diharapkan hasilnya akan lebih baik dari induknya.

Entah produksinya yang meningkat, ataukah kualitasnya. Tapi, jagung hibrida tidak bisa diharapkan keturunannya akan sama sifatnya dengan induknya. Karena jagung hibrida yang ditanam akan mendapat pollen dari jagung sejenisnya. Sesuai dengan sifat jagung yang menyerbuk silang, sifat-sifat induknya yang kurang baik akan menurun pada keturunannya.

Penurunan sifat pada jagung hibrida paling banyak terdapat pada hibrida silang tunggal yang berasal dari galur-galur murni. Bila keturunan jagung hibrida ditanam, akan muncul perbandingan satu sifat induk ibu, dua sifat hibrida, dan satu sifat bapak. Jadi tidak akan sama persis seperti induknya. Begitulah prinsipnya.

Ada juga yang disebut hibrida silang tiga, yang berasal dari persilangan jagung hibrida silang tunggal dengan suatu varietas jagung yang sudah stabil sifatnya. Hasilnya disebut juga jagung hibrida, dan penurunan sifat pada hibrida ini lebih kecil bila dibandingkan pada hibrida silang tunggal atau hibrida silang ganda. Bila hibrida silang tiga ini hasilnya baik, hasilnya bisa di ‘OP’ (Open Pollinated) kan.

Istilah op di atas, jagung hibrida yang baik sifatnya ditanam lagi dan dibiarkan menyerbuk sesamanya. Meskipun akan dihasilkan individu-individu tanaman yang agak bervariasi dalam tinggi tanaman, besar tongkolnya dan sebagainya, tetapi dilihat dalam keseluruhan populasi ini mempunyai sifat-sifat umum yang dipunyai hibrida tersebut.

Pada jagung manis, mungkin manisnya sama saja bagi kita. Padahal sesungguhnya, sudah terjadi penurunan pada kandungan zat gulanya. Entah itu hanya 2 atau 3 persen saja, atau mungkin lebih karena tidak akan ketara kalau hanya merasanya.

Bisa saja jagung hibrida op ditanam lagi, dengan satu syarat tidak mendapat pollen dari jenis jagung lain. Bila menanam jagung manis ini diusahakan jauh letaknya dari pertanaman jagung biasa, karena bisa ketularan menjadi jagung biasa lagi. Lebih terjamin lagi kalau penyerbukan kita lakukan sendiri dan setelah penyerbukan terjadi, tongkol jagung ditutup dengan pembungkus kertas yang tahan hujan. (DBS)

error: