Cara Menanam Pohon Kurma Agar Cepat Berbuah

Hewata.com. Cara Menanam Kurma. Pohon kurma bisa berbuah di Indonesia asalkan syarat iklim yang dimintanya terpenuhi. Pohon ini ternyata ‘munafik’.

Cara Menanam Kurma

Ia minta ditanam di daerah beriklim kering karena tidak sudi diguyur hujan, tapi diam-diam ia menuntut pengairan bagi akarnya sepanjang tahun.

cara menanam kurma,cara menanam kurma dari biji, cara menanam biji kurma, menanam kurma dari biji, cara menyemai biji kurma, cara menanam pohon kurma, cara membedakan pohon kurma jantan dan betina, cara membedakan biji kurma jantan dan betina, cara semai biji kurma, cara tanam kurma, cara menanam kurma agar cepat berbuah, cara tanam biji kurma

Bagaimana mungkin kita memenuhi permintaan yang kontroversial ini? Selain iklim, pembuahan kurma tidak dapat berlangsung dengan sendirinya, karena ia tanaman berumah dua. Untuk itu pembuahannya perlu dibantu.

1. Menginginkan Tanah Porous

Kurma minta udara kering untuk pembuahan bunganya, tapi minta tanah yang tetap basah untuk kelancaran pengambilan air dan hara dari tanah. Di gurun pasir tanah Arab, mereka juga tidak tumbuh di gurunnya yang kering kerontang, tapi di oasis tempat mata air yang melimpah.

Indonesia memiliki beberapa daerah semacam itu, seperti Asembagus dekat Situbondo, Kraton dekat Pasuruan, Wates dekat Yogya, dan mungkin masih banyak lagi tempat kering tapi basar seperti itu yang belum diketahui. Biasanya beberapa bekas lembah sungai yang sudah kering permukaannya, tapi masih melimpah air tanahnya di bawah permukaan.

Secara teknis, menanam pohon kurma sampai bisa berbuah di Indonesia sangat memungkinkan, asal di tempat yang cocok. Hanya ada kendala non teknis yang menghadang niat kita, sampai menurunkan semangat.

Pohon kurma dapat tumbuh pada segala jenis tanah dan malah tahan pada tanah yang basa (alkalis) biasa terdapat di daerah kering. Tapi hasil buah maksimal diperoleh dari pohon yang ditanam pada tanah yang kemampuan memegang airnya besar, meskipun udara diatasnya kering.

Kondisi seperti itu biasanya terdapat di daerah sungai yang sudah mengering. Seperti perkebunan kurma yang bagus di Irak terdapat di lembah sungai Shatt-el Arab (pertemuan sungai Euphrat dan Tigris) yang tanahnya selalu basah, meskipun udaranya kering. Di Amerika, perkebunan kurma juga terdapat di lembah sungai, seperti Coachella di Kalifornia, lembah Gila di hulu sungai Colorado, Arizona, dan lembah sungai Rio Grande di Texas.

Tapi sebaliknya, kebun itu juga harus mudah dikeringkan bila kelebihan air pada musim hujan melalui saluran drainase yang baik. Dan ini hanya mungkin kalau tanahnya agak porous. Misalnya tanah-tanah yang agak berpasir. Kebun yang liat tanahnya tetap saja akan sulit membuang kelebihan air, meskipun diberi drainase yang baik.

2. Lima puluh Banding Satu

Sebagai bibit dipilih varietas yang buahnya setengah kering sehingga cocok untuk dikeringkan kelak, agar tahan lama disimpan. Dulu dipakai bijinya, tapi dari bibit asal biji ini bisa muncul pohon jantan sehingga separuh kebun kita tidak berbuah, lalu harus dibabat. Tapi sekarang, banyak yang menjual bibit kurma baik online maupun off-line, yang siap di tanam di kebun atau halaman Anda dengan kualitas yang baik.

Karena itu, calon pekebun kurma jaman sekarang memakai bibit dari tunas akar pohon induk betina yang sudah jelas menghasilkan buah lebat dan lezat. Yang lebih canggih memakai bibit hasil kultur jaringan dari pohon induk unggul. Jadi bisa massal menanami kebun.

Di kebun seragam seperti itu, setiap kumpulan 50 batang pohon betina cukup ditemani satu pohon jantan. Sebab, tepung sari bunga jantan yang sebatang ini sudah cukup untuk membuahi bunga betina dari 50 batang itu. Bibit jantan ini diperoleh dari tunas akar juga, dari pohon jantan.

Jarak tanamnya 8×8 m, agar tajuk pohon tidak bersentuhan. Untuk menjaga kelembapan tanah, di sela-sela deretan pohon ditanam jeruk grapefruit (ini terjadi di Kalifornia), atau tanaman penutup tanah lain yang tidak mengganggu, seperti misalnya tephrosia. Ini terjadi di daerah yang tidak cocok untuk berkebun buah.

Setiap bulan, rumput liar disiangi dan tanahnya digemburkan. Di Kalifornia, hal ini dilakukan dengan traktor yang dipasangi penggembur tanah.

3. Perlu dibantu

Cara merawat pohon kurma biar cepat berbuah yaitu perlu dibantu. Pohon mulai berbunga pada umur 4-5 tahun, dan mencapai kemampuan maksimalnya pada umur 10-15 tahun. Tapi buahnya juga tidak akan banyak kalau tidak dibantu penyerbukannya. Dulu penyerbukan dilakukan dengan mengikat karangan bunga jantan diantara tandan bunga betina yang bergelantungan di antara pelepah daun di puncak pohon.

Tiap tandan berisi bunga kuning kecil-kecil sampai ribuan banyaknya. Namun sebagian besar bunga rontok sebelum diserbuki. Karena itu, di perkebunan modern, penyerbukan dilakukan dengan mengembuskan tepung sari ke arah putih bunga betina, dengan berhati-hati tanpa menggebrak tandan itu terlalu banyak.

cara menanam pohon kurma, cara membedakan pohon kurma jantan dan betina, cara membedakan biji kurma jantan dan betina, cara semai biji kurma, cara tanam kurma, cara menanam kurma agar cepat berbuah, cara tanam biji kurma, cara tanam kurma dari biji, tanam kurma dari biji, cara tanam kurma agar cepat berbuah, cara merawat pohon kurma biar cepat berbuah
Cara merawat pohon kurma – new-img.patrika.com

Pada saat penyerbukan dan pembentukan baru inilah tidak boleh ada hujan jatuh mengacau yang merontokkan calon buah. Diperlukan 5 bulan yang kering agar pembentukan buah berjalan mulus. Untuk memperkecil risiko rontok oleh hujan ini, para pekebun segera membelongsong tandan yang sudah mulai berisi calon buah dengan kantung kertas.

4. Banyak varietasnya

Perkebunan kurma memang tidak hanya ditemukan di Timur Tengah, seperti Mesir, Tunisia, dan Irak, tapi juga di lembah Coachella, Kalifornia selatan, Texas, dan Arizona. Sayang, sebagian besar rakyat kita merasa kurang sreg kalau yang dimakan itu bukan kurma dari Arab. Buah kurma mengandung gula sumber energy sekitar 60%, 2% protein, dan sisanya air. Buah yang sudah difermentasi kadar gulanya naik menjadi 80%, karena penambahan gula hasil fermentasi zat pati menjadi gula.

Sampai sekarang ternyata sudah ada 20 varietas unggul yang dihasilkan secara komersial di seluruh dunia. Buah kurma berupa berry (buah buni) berkulit tipis, dengan daging buah yang tebal dan juicy, seperti sawo. Tetapi beberapa pakar botani menganggap buah kurma itu buah batu, seperti kolang-kaling.

Bentuknya bulat telur tapi bervariasi ukurannya (4-6 cm). Warna dan kepadatan daging buahnya juga bervariasi. Dari segi buah ini mereka dapat dibagi menjadi 3 golongan. Kurma yang daging buahnya juicy seperti sawo yang sudah masak. Kurma yang setengah kering seperti apel, dan kurma yang kering kerontang seperti ubi rambat.

Buah kurma yang juicy (dan besar) terutama dihasilkan di Tunisia dan Aljir. Kebanyakan dijual sebagai buah segar untuk buah meja. Kurma Tunisia ini terkenal sebagai king date palms, karena dulu hanya dijual kepada raja-raja dan orang kaya saja yang mampu membayar mahal.

Buah kurma varietas setengah kering biasanya dipasarkan dalam bentuk awetan kering. Karena dalam bentuk itu ia bisa tahan lama disimpan. Varietas ini pula yang diusahakan secara besar-besaran di Kalifornia. Antara lain yang terkenal ialah varietas Deglet Noor.

Sedangkan buah yang kering kerontang (dan biasanya kering) tidak laku dijual sebagai buah untuk ekspor, tapi sebagai makanan pokok yang ditumbuk menjadi tepung bagi konsumen dalam negeri.

Kurma yang diekspor ke Indonesia adalah buah dari varietas setengah kering. Inilah kurma yang sewaktu dikeringkan mengalami proses fermentasi. Zat pati dalam buah diubah oleh bakteri menjadi air dan glukosa. Sehingga buah keringan itu tidak kering lagi, tapi agak sticky, dan terasa manis legit. Ada orang yang mengira buah ini sewaktu dikeringkan diberi gula supaya manis, itu salah.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!