Cara Menghilangkan Hama Kutu Putih Pada Tanaman

Hewata.com. Upaya pengendalian kutu putih ini pada prinsipnya adalah pengendalian dengan insektisida yang dipergunakan pada areal terbatas. Penyemprotannya dilaksanakan berdasarkan hasil pengamatan lebih dulu. Pengamatannya dilakukan secara dini, di saat perkembangan kutu masih tingkat paling awal.

Pengendalian kutu putih pada tanaman kopi khususnya meliputi dua kegiatan pokok, yaitu monitoring (pengamatan perkembangan hama secara teratur dengan disertai pemetaan tempat atau sumber hama) dan local treatment (penyemprotan insektisida di tempat sumber hama itu untuk mengendalikan perkembangan populasinya).

kutu putih pada tanaman, hama kutu putih, cara membasmi kutu putih pada tanaman, cara menghilangkan kutu putih pada tanaman, insektisida untuk kutu putih, membasmi kutu putih pada tanaman, kutu tanaman, cara menghilangkan hama kutu putih pada tanaman, cara membasmi hama putih pada tanaman, hama putih, insektisida kutu putih, cara membasmi kutu putih pada tanaman cabe, menghilangkan kutu putih pada tanaman, hama putih pada tanaman, cara menghilangkan hama putih pada tanaman

Pengamatan Sekasama

Cara menghilangkan kutu putih pada tanaman itu dilakukan lewat pengamatan secara dini terlebih dulu. Jika di perkebunan besar, pengematan itu dilakukan oleh petugas yang secara rutin bekerja mengamati setiap batang tanaman kopi di areal yang jadi tanggung jawabnya.

Agar seksama pengamatannya, per hektar pertanaman kopi dibagi menjadi 25 – 30 blok, masing-masing blok diamati sampai 3 kali setiap bulannya. Dengan demikian setiap 10 hari sekali si pengamat akan kembali pada blok pengamatan yang pertama. Kebun kopi seluas satu hektar cukup dikerjakan oleh seorang pengamat saja.

Petugas bekerja mengamati setiap batang tanaman. Kalau di pohon itu terdapat kutu putih, ia segera memberi tanda, dan mencatat apa yang ditemuinya, lalu melaporkannya pada atasan. Kalau kutu putih yang ditemuinya itu relatif kecil jumlahnya, ia bisa langsung menyemprotnya memakai semprotan kecil berisi insektisida. alat itu selalu dibawa setiap menjalankan tugas. Tetapi kalau jumlah hama yang ditemukannya pada blok tertentu jumlahnya besar dan telah tersebar pada banyak pohon, ia cukup memberi tanda-tanda saja dan mencatatnya agak terperinci untuk dilaporkan pada atasannya di kantor.

Nantinya, akan ada petugas lain yang melakukan penyemprotan obat pembunuh kutu putih dengan alat semprot yang lebih canggih, sehingga hasilnya diharapkan bisa lebih efektif.

Irit Insektisida

Di Surabaya dalam perkebunan kopi, diakui bahwa pengendalian kutu putih pada tanaman secara dini sangat menguntungkan dan meringankan dipandang dari segi biaya. Dengan cara ini untuk 1 hektar areal pertanaman kopi hanya menghabiskan insektisida 3 liter per tahun, tetapi dengan cara lain kebutuhkan insektisidanya bisa membengkak jadi 5-7 liter per tahun. Jenis insektisida yang bisa dipakai secara efektif antara lain Bayrusil 25 EC, Anthio 33 EC, Azodrin 60 WSC, Supracide 40 EC, dan Nogus 50 EC.

Keuntungan lain karena iritnya penggunaan insektisida, mengurangi terjadinya kerusakan lingkungan oleh pengaruh racun itu.

Dewasa ini hama kutu putih di perkebunan kopi umumnya telah berhasil ditekan sampai di bawah ambang ekonomis. Hal itu terjadi sejak timbulnya serangan kutu loncat yang menggundulkan tanaman lamtoro beberapa tahun lalu, yang efeknya serangan kutu putih pada kopi di wilayahnya jadi relatif kecil sekali. Setelah diamati, ternyata kutu loncat yang menyikat habis daun lamtoro itu juga berfungsi sebagai predator yang memangsa kutu putih.

You May Also Like

error: Content is protected !!