Cara Menyiram Anggrek Yang Baik

Cara Menyiram Anggrek Dan Panduan Perawatan Anggrek

menyiram anggrek bulan, menyiram anggrek dengan air beras, menyiram anggrek dengan micin, menyiram anggrek dendrobium, cara menyiram anggrek vanda, waktu menyiram anggrek, aturan menyiram anggrek, menyiram bunga anggrek, waktu menyiram, anggrek bulan, cara menyiram bunga anggrek, berapa kali menyiram bunga anggrek, menyiram anggrek dengan air cucian beras cara menyiram anggrek yang benar, cara menyiram anggrek dengan air kelapa, cara menyiram anggrek dengan micin, cara menyiram tanaman anggrek, cara menyiram anggrek dendrobium

Hewata.com Keindahan, kerumitan, dan keanekaragaman luar biasa dari bunga anggrek tidak ada bandingannya di dunia tumbuhan, dengan lebih dari 30.000 spesies berbeda, dan setidaknya 200.000 hibrida. Anggrek dapat ditemukan di daerah tropis ekuator, tundra Arktik, dan di mana-mana di antaranya. Alasan keragaman ini terletak pada kemampuan luar biasa anggrek untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Dengan begitu banyak varietas anggrek yang tumbuh subur dalam berbagai kondisi pertumbuhan, relatif mudah untuk menemukan anggrek yang sesuai dengan kondisi yang dapat Anda berikan – baik itu jendela dapur atau rumah kaca ukuran penuh.

Tentang Akar Anggrek

Kebanyakan anggrek yang ditanam di dalam ruangan adalah epifit dan akarnya sama sekali berbeda dari akar tanaman normal karena mereka tertutup kertas tisu seperti selaput tipis yang dikenal sebagai velamen yang menyerap sejumlah besar air dengan cepat, mendorong pertukaran mineral, dan melekat pada daerah kasar.
Velamen anggrek bekerja dengan cara yang mirip dengan meteran air dan menunjukkan kebutuhan penyiraman tanaman. Velamen yang baru disiram berwarna belang atau hijau, sedangkan

velamen kering berwarna perak atau putih.

Ingatlah bahwa tidak ada varietas anggrek yang perlu disiram setiap hari. Faktanya, penyiraman yang berlebihan dapat menyebabkan busuk akar dan kematian tanaman. Yang terbaik adalah menyirami anggrek saat mulai mengering.

Beberapa varietas anggrek seperti phalaenopsis atau paphiopedilums tidak menyimpan air, jadi sirami sebelum benar-benar kering. Sebaliknya, untuk anggrek yang menyimpan air seperti oncidium atau cattleyas – biarkan tanah lapisan atas mengering sebelum disiram.
Jika Anda tidak tahu varietas apa yang Anda miliki, sirami tanaman saat lapisan atas tanah terasa kering jika disentuh.

Air Terbaik untuk Anggrek

Penanam ahli menyarankan penggunaan air hujan untuk menyiram anggrek. Tapi orang menggunakan air keran, yang juga bagus. Padahal perlu diingat bahwa sebagian air memiliki kandungan garam yang lebih tinggi dan sebagian lagi berkalsium tinggi. Jika Anda melihat endapan pada tanaman Anda, coba gunakan air mata air, sumur, atau akuarium yang berbeda.Selalu pastikan pot memiliki lubang drainase untuk menghindari busuk akar.

Cara sederhana untuk menyiram anggrek adalah dengan menyiraminya hingga merembes melalui lubang drainase.

Selalu sirami tanaman di pagi atau sore hari.
Anggrek gerimis adalah cara terbaik untuk menjaganya tetap sehat.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

1. Terlalu Banyak Penyiraman

Jangan biarkan anggrek Anda terendam air. Hindari penyiraman setiap hari dan biarkan tanaman mengering di antara penyiraman.

2. Penyiraman Pada Malam Hari

Selalu sirami anggrek Anda di pagi hari, atau jika Anda lupa, maka tidak masalah untuk menyiraminya di sore hari. Ikuti aturan ini untuk semua varietas anggrek. Jika Anda menyiram di malam hari, air itu akan menempel di selubung bunga yang dapat memicu penyakit jamur dan bakteri.
Elemen yang Mempengaruhi Penyiraman

1. Spesies

Lakukan riset tentang spesies yang Anda kembangkan dan ikuti aturan perawatannya. Ingatlah bahwa varietas yang berbeda memiliki kebutuhan penyiraman yang berbeda.

2. Suhu

Anggrek tumbuh subur pada kisaran suhu 65-80F pada siang hari dan 60-70F pada malam hari. Pastikan saja tanaman aman dari fluktuasi suhu yang tiba-tiba dan jauh dari pemanas atau saluran AC.

3. Media Pot
Media pot berperan penting dalam perkembangan tanaman dan juga menjaga kesehatannya, sehingga menghasilkan bunga yang lebih baik.

4. Kelembaban

Jika ada lebih banyak kelembapan, tanaman akan membutuhkan lebih sedikit air. Anda bisa meletakkan anggrek dalam pot di nampan kerikil berisi air untuk meningkatkan kelembapan.

You May Also Like

error: Content is protected !!