Ferret Berkaki Hitam Sebagai Hewan Peliharaan

hewata.com. Apa itu hewan ferret? Nama ferret berkaki hitam barangkali hanya dikenal oleh pecinta satwa yang memiliki perhatian besar pada jenis mamalia. Gerakan binatang yang satu famili dengan linsang ini lincah, tidak mau diam, meskipun tali melingkar di lehernya. Perangainya pun manja, suka digendong.

ferret hewan apa, jual hewan ferret, hewan kolomende, hewan cementak, harga hewan ferret 2020,, harga hewan ferret, harga hewan ferret 2018, jual beli hewan ferret, apa itu hewan ferret, makanan untuk hewan ferret

Ferret Berkaki Hitam adalah spesies mamalia kecil yang terancam punah yang dianggap punah pada tahun 1979 karena tampaknya tidak tersedia, sampai ditemukan kembali dua tahun kemudian. Mustelida ini kemudian dikembangbiakkan di penangkaran oleh Dinas Ikan dan Margasatwa Amerika Serikat dan diperkenalkan kembali di berbagai bagian AS dan Meksiko antara tahun 1991 dan 2008.

Penyebab utama ‘hilangnya’ nya adalah karena penurunan populasi anjing padang rumput – prairie dogs (hewan pengerat) yang merupakan mangsanya serta karena penyakit bakteri menular bernama wabah sylvatic. Musang ini juga dikenal sebagai ‘American polecat’ dan ‘prairie dog hunter’.

Baca Juga :   Mengenal Fakta Hamster Roborovski Yang Lucu

Menurut klasifikasi binatang, ferret (Mustela Nigripes) termasuk kelas mamalia pemakan daging (karnivora) dan tergolong famili Mustalidae.Ia masih berkerabat dekat dengan antara lain: linsang, mink, cerpelai, dan ‘kucing’ kutub. Ukuran tubuhnya 38-50 cm dan panjang ekornya 11,4-15 cm. tubuh si jantan 10% lebih besar disbanding betinanya. Bulunya tebal berwarna kekuningan, sedikit pucat di tubuh bagian bawah. Kepala bagian depan, moncong, dan leher hamper putih. Bagian atas kepala dan punggung tengahnya coklat, sementara ‘topeng’ wajah, kaki, dan ujung ekor hitam.

Ferret berasal dari Amerika Serikat bagian barat. Habitatnya berupa padang rumput yang ditumbuhi rumput pendek dan sedang. Ia merupakan binatang malam dengan daya penciuman, pendengaran, dan penglihatan cukup tajam. Di lingkungan alamnya, ia memanfaatkan lubang-lubang di tanah sebagai  sheller dan tempat berjalan-jalan. Dan yang terpenting menurut World Book, dari lubang-lubang itulah ferret mendapatkan mangsanya, yakni binatang pengerat. ‘Menunya’ tidak hanya kerabat tikus, tetapi juga burung, telur, reptil, dan juga amfibi.

Baca Juga :   Anjing Gemuk Tanda Kelebihan Gizi

Masih menurut World Book, ferret dikategorikan ke dalam satwa langka. Populasinya di alam terus menurun, lantaran mangsa utamanya yang disebut prairie dog (Cynomys spp) seperti marmut tapi berekor banyak diberantas oleh para pemilik ranch dan petani. Alasannya, binatang ini menjadi  hama tanaman. Secara ilmiah, ferret betina mampu beranak 1-5 ekor per musim. Di South Dakota (Amerika Serikat), anak-anak ferret menampakkan diri dari lubang persembunyiannya pada bulan Juli. Kendati termasuk satwa langka, kini ia dikembangbiakkan oleh peternak dan banyak dipelihara para penyayang binatang.

Apa yang Makanan Ferret?

Seperti yang telah disebutkan, dengan 90% makanan ferret berkaki hitam di alam liar terdiri dari anjing padang rumput prairie dogs (sejenis hewan pengerat seperti marmut), ferret berkaki hitam sangat suka berburu makhluk ini. Mereka juga memangsa makhluk lain seperti kelinci, burung kecil, tikus, dan tikus.

Baca Juga :   6 Kucing Indonesia yang Tidak Kalah Keren!
error: