Insektisida Paling Ampuh untuk Tanaman Sayur dan Buah

Posted on

Hewata.com. Insektisida ampuh. Bila insektisida Supracide ini tersedia di kebun atau halaman anda, berbagai hama tanaman seperti serangga semut, lalat, ulat dan kutu yang biasa menghinggapi tanaman dapat diberantas hingga kerusakan tanaman dapat dicegah.

Insektisida Paling Ampuh 

insektisida lalat buah paling ampuh, insektisida kutu kebul paling ampuh, insektisida wereng paling ampuh, insektisida lalat buah paling ampuh untuk cabe, insektisida yang ampuh untuk basmi walang sangit, insektisida terampuh, insektisida ulat grayak paling ampuh, racun ulat bawang merah paling ampuh, insektisida ampuh untuk tanaman kubis, racun wereng paling ampuh, pestisida ulat grayak paling ampuh, insektisida trips paling ampuh

1. Hama tanaman kubis

Jenis Kubis (kol) yang ditanam, dipupuk, serta dirawat seharusnya menghasilkan produksi tinggi dengan keuntungan melimpah, tiba-tiba kandas dan sirna karena serangan Plutella. Daun rusak dimakan ulat dari sebelah bawah hingga seperti tercabik dan luas daun yang sehat terkurangi. Akibatnya pembentukan krop tidak mulus, kropnya kecil dan tidak padat.

Hama ulat kubisCrocidolomia dapat menyerang kropnya secara langsung hingga bolong dan berpenampilan jelek. Helai demi helai daun dibuang, krop yang tersisa kecil dan rendah harganya. Insektisida supracide dengan pengemprotan yang tepat waktu, tepat sasaran, serta dosis dan cara pemberian dapat memberantas hama tersebut, produksi selamat dan keuntungan dapat dinikmati hasilnya.

2. Hama tanaman tomat

Pada tomat, ada beberapa hama yang menyerang daun dan buahnya. Salah satunya ialah ulat Heliothis yang menyebar ke seluruh tanaman. Pada daun jelas terlihat bekas gigitan. Daun yang sehat berkurang, pembentukan buah yang tidak sempurna, sehingga buahnya menjadi kecil.

Baca Juga :   Buah Jamblang, Obat Ngompol dan Kencing Manis

Ulat ini menggerek dalam pentil buah. Kepala ulat masuk ke pentil buah dan badannya berada di luar. Buah menjadi busuk dan berguguran. Menurunnya jumlah produksi buah yang dapat dipanen dan dijual, menyebabkan kerugian besar, sehingga tidak dapat balik modal sekalipun.

Penyemprotan dengan insektisida ampuh bernama Supracide secara dini, ketika ulat masih kecil, mengatasi gangguan hama ini dengan baik dan mencegah kerugian. Pada pentil buah, penyemprotan dilakukan awal, jauh sebelum buah menjadi besar, sebelum kerusakan terjadi. Buah pun dapat mulus bentuknya, besar ukuran dan bobotnya, baik penampilannya serta kualitas buah tinggi, memperoleh harga yang baik dan sedikit sekali yang diafkir.

3. Hama tanaman Jeruk

Tanaman jeruk, pucuk dan ranting jeruk diserang kutu Aphid, pada saat tunas-tunas muda bermunculan. Akibatnya daun menjadi keriting. Bentuk tunas meliuk-liuk dan pertumbuhan terhambat.

Seharusnya tunas menjadi ranting yang produktif. Buah jeruk terdapat pada ujung ranting hingga akibatnya pucuknya terganggu, bunga dan buah tidak akan terbentuk. Produksi menurun, disertai kerugian yang besar. Seharusnya menyelamatkan tunas ketika masih muda.

Baca Juga :   Cara Membuat Cabe Kering, Awet Pedasnya!

Di samping itu, kutu Aphid mengeluarkan cairan dalam bentuk madu yang kemudian bertebaran pada daun di bawahnya. Pada madu akan tumbuh cendawan jelaga, berwarna hitam, menutupi daun dan menghambat cahaya matahari yang mengenainya. Akibatnya tanaman lemah, tumbuh terhambat, buah kecil dan tidak akan manis.

Pada penyemprotan dengan insektisida Supracide, terutama pada tunas dan ranting, dapat memberantas kutu dengan baik. Tanaman tumbuh dengan subur, buahnya banyak dan besar, serta manis rasanya.

4. Hama tanaman cabai

Cabai merah terserang kutu daun Myzus. Gejala yang terlihat, ranting berhenti tumbuh dan tidak membesar. Kutu daun merupakan vektor pembawa virus, sehingga daun menjadi keriting, bergaris pucat berlekukan dan kecil ukurannya. Tanaman kerdil, pucat, daunnya kecil dan jarang. Buah cabainya kecil dan bengkok. Produksi dan kualitas yang rendah sulit diharapkan membawa keuntungan.

Sering terlihat cabai rontok dan bila diamati, di dalamnya ada belatung yang meloncat dan masuk ke tanah berpasir untuk menjadi pupa. Seminggu kemudian munculah lalat buah Dacus dan menyerang buah cabai lagi. Seluruh buah rontok dan tidak ada yang dapat dipanen. Kerugian besar yang terjadi menyebabkan petani atau pekebun tidak ingin menanam lagi.

Baca Juga :   Cara Menanam Asparagus yang Baik

Supracide yang disemprotkan awal, ketika hama sedikit dan kecil, mengamankan produksi cabai. Tanaman bebas dari kutu daun dan lalat buah, akan terlihat subur dan berbuah lebat, serta baik kualitas dan harga jualnya tinggi.

5. Hama tanaman anggrek

Kutu Parlatoria yang berwarna cokelat melekat pada permukaan daun, misalnya dendrobium dan jenis anggrek lainnya. Cairan yang diisapnya menyebabkan daun menjadi kuning dan gugur.

Penyemprotan dengan insektisida supracide secara teratur, sekali sebulan, memberantas hama kutu ini dengan baik dan tanaman terlihat sehat, tanpa ada gejala serangan.

Penggunaan insektisida supracide

Untuk penyemprotan insektisida supracide, gunakan motto : tepat waktu, tepat sasaran, dosis dan cara pelaksanaan. Patokan ialah volume larutan 500 lt / ha, konsentrasi 2 ml supracide / liter air, jadi setara dengan dosis 1 liter supracide / ha.

Untuk tanaman kecil, konsentrasinya sama namun volume larutan dapat dikurangi. Untuk tanaman besar, konsentrasinya sama dan volume larutan ditingkatkan, disesuaikan dengan kebutuhan. Ukuran butiran harus halus dan penyemprotan dilakukan serata mungkin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *