Manfaat Biji Labu untuk Obat Cacing

Hewata.com. Manfaat Biji Labu sebagai Obat Cacing. Pasti Anda telah mengenali labu kuning atau labu merah. Buah warna orange atau jingga yang kaya karbohidrat dan vitamin A ini biasa dibikin kolak, kue talam, dodol, cake atau pai. Memiliki bentuk seperti bola, tapi cukup gepeng di bagian ujung dan pangkalnya. Buahnya berjuring-juring, umumnya terdiri dari 15-30 juring. Didalamnya ada biji-biji warna putih. Nah, bijinya ini yang bermanfaat sebagai obat cacing.

15 manfaat biji labu kuning, Benefits, biji labu manfaat, kandungan biji labu, Khasiat, khasiat biji labu kuning, khasiat biji labu untuk lelaki, Manfaat, manfaat biji labu, manfaat biji labu kuning, manfaat biji labu kuning untuk kesehatan, manfaat biji labu merah, manfaat biji pumpkin, manfaat makan biji labu, manfaat minyak biji labu, Pumpkin, pumpkin seed manfaat

Labu merah (Cucurbita moshata) yang disebut juga pumpkin dalam Bahasa Inggris adalah tergolong suku cucurbitaceae. Dia adalah tanaman semusim. Sebagai tanaman menyebar, labu merah memiliki sulur pembelit sebagai alat pemanjat. Dari beberapa buku batangnya bisa keluar akar. Daun labu merah yang berbentuk mirip jantung itu berlapis seperti bulu panjang, sisi bagian bawahnya berkelenjar. Bunganya seperti lonceng.

Baca Juga :   9 Rekomendasi Kado atau Hadiah untuk Sunatan

Manfaat Biji Labu Kuning

Disamping digunakan daging buahnya, bijinya juga dapat dibuat menjadi kuaci. Metode membuatnya, sesudah digarami, biji labu merah dikeringkan. Jika akan dijadikan sebagai obat cacing, biji labu merah tak perlu digarami. Bijinya, baik kering atau basah, tinggal ditumbuh saja sampai lembut. Nah, tumbukan biji berikut ini yang bermanfaat sebagai pembunuh cacing, karena ada kandungan cucurbitacin yang pahit rasanya. Manfaatnya ini telah ditunjukkan turun-temurun semenjak leluhur kita dahulu, berdasar hasil uji medis. Disclaimer : Tapi langkah kerjanya belum pasti benar.

Penyakit cacing pita ini bisa menyerang mereka yang memakan daging 1/2 matang, misalkan daging bakar atau sate. Bila daging itu kebetulan ditinggali larva cacing pita, karena itu larva tersembunyi yang tahan panas itu akan masuk ke tubuh. Larva-larva ini selanjutnya berkembang menjadi cacing dewasa. Mengakibatkan, penderita sering mengalami mulas, mencret dan jadi kekurangan darah.

Baca Juga :   Cara Membersihkan Paru-Paru Secara Alami

Biji Ditumbuk

Untuk menyembuhkan penyakit cacing, 500-1000 biji labu merah segar atau yang sudah dikeringkan ditumbuk sampai lembut bersama 30 g gula pasir. Seterusnya, kombinasi itu dikasih air masak sekitaran 300 cc, selanjutnya diaduk-aduk rata dan disaring. Hasil saringan itulah yang diminum sekaligus, 1,5 jam sesudah dibuat, pada saat perut kosong.

Tidak berapa lama, zat cucurbitacin yang terdapat di dalam biji labu merah itu akan “memabukkan” cacing pita, hingga cengkeramannya pada dinding usus bisa terlepas. Sesudah 3 jam, Sebaiknya anda memanfaatkan 20 g garam, yang dilarutkan ke segelas putih. Air gabungan garam kurang lebih 200 cc ini diminum sebagai pencahar, saat buang air besar cacing-cacing pita itu akan keluar bersama tinja.

Baca Juga :   8 Kuliner Olahan Pisang Kekinian di Bandung

Harus dipahami sebagian orang yang sangat sensitif tubuhnya, sesudah minum obat cacing ini akan pusing kepala, mual, kehilangan selera makan, kembung serta muntah. Namun gejala ini akan lenyap dengan sendirinya ketika pengobatan dihentukan (Sumber : Direktorat Pengawas Obat Tradisional)

error: