Membuat Fungisida Alami Sendiri

Hewata.com. Jenis-jenis fungisida tertentu seperti bubur bordo dan bubur kalifornia, ternyata bisa dibuat sendiri. Selain tersedia di toko, cara membuatnya pun tidak rumit. Berikut ini langkah-langkah pembuatannya.

cara buat fungisida alami, cara buat fungisida organik, cara kerja fungisida, cara membuat fungisida alami, cara membuat fungisida dari belerang, cara membuat fungisida nabati, cara membuat fungisida organik, cara menggunakan fungisida, cara penggunaan fungisida

Bila tanaman Anda terserang cendawan, paling gampang memang membeli obat penangkal berupa fungisida. Tak jadi masalah bila obat tersebut tersedia di toko / kios pertanian. Bila tidak? Mau tidak mau Anda harus membuatnya sendiri bila memerlukan. Bahan bakunya mudah diperoleh di toko-toko kimia.

Bubur Bordo

Nama asli bubur Bordeaux (sebuah tempat di Perancis), tapi dengan lafal Indonesia ia lebih ngetop dengan nama seperti yang terdengar di telinga, bubur bordo. Kelebihan bubur bordo sebagai fungisida adalah daya berantasnya yang luas terhadap cendawan (Phytophtora infesians, Alternaria solani, Cerospora sp, dan sebagainya), daya lekatnya alamiah, dan aman digunakan.

Bahan-bahan untuk membuat bubur bordo adalah terusi (CuSO4, 2H2O), kapur tohor (CaO), dan air. Sedangkan peralatan yang dibutuhkan antara lain takaran ember, ember plastik, corong, pengaduk, botol gelas beserta tutupnya, dan saringan halus.

Langkah pertama cara membuat pestisida alami bubur bordo adalah membuat larutan stok. Larutan terusi yang sebelumnya sudah di tumbuk halus ebanyak 100 gram dalam 5liter air di ember plastik. Atau bisa juga digunakan wadah kayu atau gelas, tidak boleh dari logam karena akan “termakan” oleh terusi.

Kemudian larutan terusi itu disimpan dalam botol dan ditutup rapat. Larutan juga 100 gram kapur tohor dalam 5 liter air dan saring larutan ini dengan penyaring halus sebelum disimpan dalam botol terpisah.

Bila ingin membuat bubur boro, langkah berikut ini yang sebaiknya Anda ikuti. Tuangkan larutan kapur dalam 5 liter itu ke dalam wadah dari plastik, kayu atau gelas, kemudian larutan terusi sebanyak 5 liter ke larutan kapur sedikit demi sedikit, sambil diaduk, sampai akhirnya diperoleh bubur bordo 10 liter. Inilah yang Anda pakai untuk menyemprot tanaman sakit.

Penyemprotan bisa diulang tiap 14 hari bila tanaman masih tampak tidak sehat. Selain itu, bubur bordo bisa juga dipergunakan dengan cara dilaburkan pada batang atau cabang tanaman yang terserang.

Bubur Kalifornia

Tak berbeda dengan bubur bordo, bubur kalifornia juga membutuhkan bahan baku berupa kapur tohor. Bahan-bahan lain adalah tepung belerang dan air mendidih. Peralatan yang diperlukan yaitu kompor, panci, ember, corong, pengaduk dan botol gelas beserta tutupnya.

Mula-mula 6 kg tepung belerang dilarutkan dalam 4 liter air mendidih, kemudian 3 kg kapur tohor dimasukan sedikit demi sedikit ke dalam bubur itu sambil diaduk hingga rata betul. Untuk memudahkan percampuran, bisa ditambahkan 1 liter air mendidih, sedikit demi sedikit sambil diaduk.

Bila adonan sudah tercampur rata, bubur belerang kapur dimasukkan dalam panciri berisi 24 liter air mendidih, aduk dan masak selama 1 jam. Selama mengaduk, jaga jangan sampai membuih terlalu banyak. Setelah 1 jam, bubur diangkat dari atas api yang didinginkan. Bubur belerang kapur akan mengendap, sedang di bagian atas terdapat cairan jernih. Cairan inilah yang disimpan dalam botol. Sedang ampas yang mengendap dibuang saja.

Untuk membuat bubur kalifornia, cairan jernih itu harus diencerkan dulu dengan air. Perbandingannya, satu bagian cairan jernih diencerkan dengan 29 bagian air. Sebagai contoh untuk membuat 3 liter bubur kalifornia tinggal mengencerkan 100 ml cairan jernih dengan air 29 ml, hingga volumenya menjadi 300 ml (3 liter).

Bubur kalifornia ini bisa digunakan untuk menanggulangi penyakit kudis pada apel dan embun tepung pada beberapa tanaman, misalnya jeruk. Penyemprotan pada tanaman yang sakit dilakukan dengans elang waktu 10 hari.

Ada beberapa yang perlu diperhatikan dalam membuat dua fungisida di atas. Pada bubur bordo, misalnya, larutan terusi dan kapur tohor yang sudah dicampur harus segera dipergunakan karena tidak tahan lama. Dalam penyimpanan larutan stok, antara larutan dengan tutup botol diusahakan tidak ada hawa. Dan lebih baik lagi bila tutup botol dilapisi parafin.

Cairan jernih untuk membuat bubur kalifornia pun tidak tahan lama bila berhubungan dengan udara. Oleh karena itu perlu ditambahkan minyak tanah sebagai penutup permukaan cairan, kalau sisa cairan hendak disimpan.

You May Also Like

error: Content is protected !!