Cara Mengendalikan Hama Penggerek Mangga

Hewata.com. Mengendalikan Hama Mangga. Sulit ditebak, kapan penggerek pohon mangga mulai menyerbu. Tahu-tahu, dahan mangga banyak yang patah, daun menguning dan layu. Kalau diperiksa, dahan dan ranting itu bagian tengah kayunya tampak kosong seperti sebuah terowongan. Disamping itu, batang tanaman juga berlubang-lubang. Kalau sudah mencapai stadium ini meskipun masih bisa diatasi, pohon mangga sudah terlanjur rusak.

Kerusakan itu disebabkan oleh larva sejenis kumbang. Larva inilah yang melubangi bagian tengah kayu dan batang tanaman sehingga tanaman mengalami kerusakan.

hama yang sering menyerang pohon mangga, hama batang pohon mangga, hama daun mangga, hama yang menyerang pohon mangga

Mengatasi kerusakan itu bisa dilakukan dengan berbagai cara. Kalau pohon mangga tidak terlampau tinggi, mengatasinya agak mudah. Bagian tanaman yang daunnya tampak layu, segera dipangkas sebatas bagian yang kayunya sehat (kayunya tidak berlubang/kosong tengahnya).

Cara lain guna mengendalikan hama mangga, kalau lubang gerekan bisa ditemukan, segera lubang ini disumbat dengan kapas yang sudah dicelup insektisida, atau disumbat pasak bambu, atau penyumbat lain. Tetapi sebetulnya kalau pohon mangga belum kelewat tinggi, serangan penggerek bisa dicegah dengan penyemprotan insektisida secara rutin.

Baca Juga :   Cara Budidaya Mangga Agar Cepat Berbuah ala Thailand

Cara tersebut sulit dilakukan kalau pohon mangga yang diserang sudah menjulang tinggi. Malahan, tidak hanya cara mengatasinya saja yang sulit dilakukan tetapi juga mengamati gejala awal serangannya. Namun begitu, kita masih bisa mengupayakan agar penggerek tidak merajalela yaitu dengan cara “suntikan”. Hanya saja, yang perlu diperhatikan dalam penyuntikan pohon mangga, adalah takaran pestisida yang digunakan.

Pada tanaman mangga yang tidak berbuah, kalau menggunakan Azodrin 15 WSC, konsentrasinya setiap satu sendok makan Azodrin dicampur dengan 2 sendok makan air. Kalau mangga itu sedang berbuah, pakailah takaran yang tidak terlalu pekat, yaitu: 2 cc Azodrin per 2 liter air.

Campuran pestisida dan air inilah yang dimasukkan ke dalam lubang tanaman suntikan itu. Cara suntikan ini cukup ampuh namun bagi pohon mangga yang sedang berbuah konon bisa mempengaruhi rasa buah. Oleh sebab itu, menyuntik batang mangga yang sedang berbuah, harus hati-hati sekali.

Baca Juga :   Bagaimana Pohon Bambu Beradaptasi dengan Lingkungan?

Pemberian pestisida “granular” (butiran), misalnya Curaterr dan Temik, bisa dilakukan juga. Pestisida ini, pemberiannya lewat penaburan pada tanah di sekitar batang tanaman. Tetapi sebelumnya tanah itu dicangkuli dulu, baru kemudian pestisida ditabur merata. Setelah itu, taburan pestisida ini ditutup dengan tanah cangkulan tadi. Sebagaimana cara suntik di atas, cara penaburan ini juga mempunyai kelemahan yang sama.

Makanya, pemakaian pestisida itu juga harus ekstra hati-hati. Disamping ini, kalau kebetulan pohon mangga ditanam di halaman rumah yang sempit, cara penaburan yang mesti memakai pencangkulan tanah, juga sulit dilakukan. Untuk itu, cara yang bisa dilakukan ialah melarutkan dulu pestisida tersebut, baru kemudian larutan itu disiramkan secara merata pada tanah disekitar batang tanaman.

Baca Juga :   Tanaman Pembersih Udara, Rekomendasi NASA

Karena mengatasi penggerek pada pohon mangga yang menjulang tinggi cukup susah dan mengandung risiko, maka cara lain yang bisa dicoba adalah dengan pengasapan. Cara pengasapan ini pernah dicobakan pada pohon durian oleh petani di Cianjur, maksudnya untuk mengusir penggerek buah durian. Ternyata, tidak hanya penggerek buah saja yang menyingkir, tetapi juga penggerek batang. Siapa tahu cara pengasapan itu juga ampuh untuk pohon mangga.

error: