Moluccella laevis (Bells of Ireland)

Hewata.com. Moluccella laevis. Bunga-bunga molusela ini berasal dari Asia, selain berbentuk unik, juga menebarkan bau harum bila masih segar. Ia dapat ditanam berkelompok sebagai salah satu elemen taman.

mulucella, molecular plant, moluccella laevis, molucella, bells of ireland (moluccella laevis)

Moluccella laevis

Sedangkan batang dan bunga yang telah dipotong bisa digunakan sebagai bunga potong pelengkap rangkaian bunga. “Lonceng-lonceng” kecil itu akan lebih tampak jelas bila daun-daunnya dibuang. Bunga ini bisa juga dikeringkan dan digunakan sebagai salah satu bahan rangkaian bunga kering.

Bells of Ireland

Molusela memiliki nama ilmiah Moluccella laevis, termasuk keluarga Labiatae. Tanaman berbatang tunggal, tingginya 60-75 cn, termasuk tanaman semusim (annual). Daun berbentuk jantung, agak bundar berdiameter 2 – 3,5 cm. Tangkainya kecil, panjang 2 – 4 cm. Daun tersusun berpasangan dan berselang-seling pada batang yang ramping. Biasanya dari satu benih tanaman akan muncul 3 – 4 batang / cabang.

Baca Juga :   Tanaman Hias Daun Zebra yang Berbunga Kuning

Tanaman ini menghasilkan bunga unik, berwarna hijau cerah. Bunga berukuran kecil, kelopaknya mirip seludang berbentuk cawan, berisi mahkota bunga kecil, berwarna puh, di bagian tengahnya. Jumlahnya banyak, 7 – 8 bunga tersusun melingkar mengelililngi batang. Susunan bunga ini muncul dari pangkal batang sampai ujungnya, sehingga mirip lonceng-lonceng kecil yang terusun rapi pada sebatang tongkat. Barangkali itulah sebabnya ia diberi julukan bells of Ireland atau Irish bells . ada juga yang menyebutnya shefflower, karena bentuk bunganya itu juga mirip kerang-kerang kecil. Meskipun julukannya menyinggung negara Irlandia, tidak ada hubungannya dengan asal usul tanaman ini.

Malahan mungkin tanaman ini berasal dari daerah Maluku, yang dibawa oleh pedagang rempah-rempah ke daerah Mediterania. Sebab ada juga yang menyebutnya molucca balm.

Bisa Ditanam Dari Biji

Tanaman berbunga unik ini diperbanyak dengan biji. Biasanya tanaman dari biji ini akan berbunga dan bisa dipanen 5 bulan setelah disemai. Tanaman membutuhkan tanah yang gembur dan kaya bahan organik. Media bisa dibuat dari campuran tanah dan pupuk kandang, perbandingan 1:1. Agar tumbuh dengan sehat dan bagus ia juga butuh cahaya matahari cukup.

Baca Juga :   Macam Bentuk dan Jenis Bunga Azalea

Mula-mula benih disemai pada sebuah wadah dangkal atau ceper yang berisi media pasir, dan setiap hari dijaga kelembapannya dengan penyiraman secukupnya. Sepuluh hari kemudian benih sudah mulai tumbuh dan setelah satu bulan bibit dipindah ke pot tunggal/polybag, berdiameter 10 cm, satu pot satu bibit. Pot tunggal ini diisi dengan media yang terdiri dari campuran tanah dan pupuk kandang. Setelah satu bulan dalam polybag, tanaman dapat ditanam di tanah halaman atau tanah lapang, pada bedengan yang telah disediakan.

Seminggu setelah tanam dapat dilakukan pemupukan dengan NPK (15:15:15) yang dilarutkan dalam air, 2 gram/liter air, disiramkah pada tanaman secukupnya. Sebulan kemudian tanaman dipupuk dengan pupuk dandosis yang sama.

Baca Juga :   9 Tanaman Hias Gantung Media Air

Perawatan selebihnya ialah penyiraman sehari sekali atau bila diperlukan. Dengan perawatan seperti ini tanaman bisa dipanen setelah 3 bulan ditanam di lapang atau 5 bulan sejak benih disemai.

error: