Cara Merawat Pohon Jeruk Sunkist Dalam Pot

Hewata.com. Pohon Jeruk Sunkist Dalam Pot. Bibit jeruk Sunkist yang mulai tumbuh dalam pot bisa segera dipindahkan ke tempat terbuka, yang mendapat sinar matahari langsung. Selanjutnya, mesti dirawat dengan baik dan benar.

sunkist di pot, sunkist buah, jus sunkist, jeruk sunkist di pot, sunkist pot, cara menanam jeruk sunkist di pot, sunkist dalam pot

Sunkist di pot – via : lazada.co.id

Pemupukan Rutin

Secara umum pemberian pupuk Pohon Jeruk Sunkist Dalam Pot hampir sama dengan tanaman buah lainnya. Pada saat musim hujan, sebulan sekali secara rutin jeruk Sunkist dalam pot itu diberi pupuk akar (pupuk lengkap NPK) sebanyak satu sendok makan tiap pot. Sedang pada musim kemarau, pupuk akar itu bisa diberikan 3 bulan sekali sebanyak 2-3 sendok makan tiap pot. Pupuk itu ditaburkan merata diatas permukaan pot, lalu tanah pot digemburkan supaya pupuk bisa tertutup tanah lagi.

Baca Juga :   Cara Menanam Anggur dari Biji yang Benar

Selain pupuk NPK lengkap itu, jeruk Sunkist dalam pot juga perlu diberi pupuk kandang atau kompos yang sudah dalam bentuk ‘ramuan’ media tanam seperti yang diberikan pada saat persiapan bertanam sebelumnya. Pupuk ini ditambahkan ke dalam pot kalau tanah pot sudah kelihatan menyusut dan akar tanaman tampak muncul di permukaan. Pupuk kandang/kompos yang sudah diramu itu diberikan hingga akar tanaman yang “nongol” tidak kelihatan lagi.

Insektisida Bergantian

Pencegahan serangan hama dan penyakit dilakukan dengan menyemprotkan pestisida secara rutin seminggu sekali. Pestisida yang digunakan mesti bergantian beberapa merek. Penggunaan pesitsida secara bergantian itu untuk mencegah timbulnya kekebalan terhadap salah satu merek pestisida. Konsentrasi yang diberikan ¼-½ dari aturan yang ada pada label pestisida masing-masing. Penyemprotan dilakukan pada saat cuaca cerah.

Baca Juga :   Cara Menanam Baby Buncis Secara Intensif

Selain disemprot pestisida, perlu juga dilakukan pengurangan kerimbunan pohon, yang biasanya sering terjadi sarang ulat atau hama lainnya. Demikian juga kalau terdapat ranting yang cacat, maka bagian ranting itu langsung saja dipangkas. Kalau hamanya ketahuan, ulat misalnya, maka selain disemprot pakai insektisida di atas, juga perlu dilakukan pemangkasan bagian-bagian tanaman yang rusak berat itu.

Penyiraman Jangan Berlebihan

Penyiraman rutin juga dilakukan seminggu sekali, itu pun tidak boleh terlalu basah (menggenang) atau terlalu kering. Kalau sudah sampai fase pembungaan (muncul pentil buah), tanaman jeruk Sunkist memerlukan air lebih banyak dari biasanya. Ini terutama untuk mencegah rontoknya bunga atau pentil buah.

Menjelang buah masak (tua), jumlah air yang disiramkan mulai dikurangi kembali seperti jumlah semula. Terutama untuk menunjang agar rasa buah menjadi lebih manis. Kalau pada fase itu pemberian airnya terlalu banyak (sampai menggenang), biasanya buah menjadi layu dan rontok. (DBS)

Baca Juga :   Tanaman Hias Leea yang Cocok untuk Indoor
error: