Cara Menanam Pohon Pachira dengan Mudah

Posted on

Hewata.com. Cara menanam Pohon Pachira. Biji pachira untuk benih hanya bisa diambil bila umur tanaman telah di atas 5 tahun. Biji ini berasal dari buah pachira tua yang bentuknya seperti kakao.

I. Cara Menanam Pohon Pachira

Dalam satu buah ada 8-12 biji pachira. Setelah dikeluarkan dan dikeringkan paling lambat seminggu kemudian biji itu harus segera ditanam, sebab kalau terlambat daya tumbuhnya akan berkurang.

1. Persemaian

bibit pachira, menanam pohon pachira

Biji-biji itu direndam dalam larutan zat perangsang tumbuh selama beberapa jam. Selama perendaman seleksi benih dilakukan.Benih yang mengapung dan tidak bernas dibuang.

Sementara itu bak pesemaian dibuat dengan ukuran 1x1x0,15 m. Bak itu diisi media berupa pasir kasar lalu diletakkan di tempat teduh atau dinaungi paranet 60%.

Biji hasil seleksi disemai dalam bak yang telah berisi media dengan jarak semai 5-10 cm. Supaya pertumbuhan tunasnya tidak bengkok mata tembaga biji tersebut harus menghadap ke bawah dan dibenamkan ke media.

2. Pembibitan

Setelah 30-40 hari, bibit sudah bisa dipindahkan ke pot tunggal berupa polibag berdiameter 12 cm, yang telah diisi campuran media tanah, pasir, dan pupuk kandang 40:20:40. Karena pertumbuhan bibit tidak merata, pencabutannya harus diseleksi berdasarkan waktu.

Baca Juga :   Manfaat Tanaman Pachira dari Pangan Jadi Tanaman Hias

Bibit yang dipilih harus besar, sehat, dan tingginya telah mencapai 8-10 cm. Polibag pembibitan itu diletakkan di tempat teduh (di bawah naungan pohon). Bibit boleh dipindahkan ke lapangan setelah 60 hari di dalam polibag.Selama masa pembibitan penyiraman harus cukup.

pachira, pachira adalah, pachira aquatica, pachira kepang, pachira money tree, pachira pohon uang, pachira tanaman, pachiraaquatica, tanaman hias money tree, tanaman hias pachira, tanaman money tree, tanaman pachira, tanaman pachira aquatica,

3. Penanaman

Sebelum penanaman dilakukan, lahan digemburkan terlebih dahulu. Kemudian dibuat lubang-lubang tanam sedalam 20-30 cm dengan jarak 40 x 40 cm. Sebelum ditanam, lubang diisi pupuk kandang kira-kira 0,5 kg/lubang.

Sebelum ditanam sebaiknya media polibag tempat bibit tidak disiram selama 1-2 hari. Dengan perlakuan ini media bibit itu akan mengeras, sehingga mudah dikeluarkan dari polibag tanpa harus menyobeknya. Selain itu dia juga tidak rontok dan mesusak perakarannya.

Selama masa penanaman, lahan harus selalu disiangi, agar gulma yang tumbuh tidak menjadi pesaing dan mengganggu pertumbuhan tanaman.Bila cuaca panas lahan perlu disiram.

Untuk menjaga kesuburan tanah dan memacu pertumbuhan tanamannya, enam bulan sekali lahan harus dipupuk dengan pupuk kandang. Pemberiannya dengan cara membuat larikan terlebih dahulu sedalam 10 cm, lalu diisi pupuk. Dosis pupuk yang diberikan tergantung pada besarnya tanaman.

4. Panen dan Pasca Panen

Panen pertama bisa dilakukan setelah tanaman berumur 6 bulan-1 tahun setelah tanam. Tanaman yang dipanen harus berselang-seling sehingga jarak tanaman selanjutnya menjadi 80×80 cm. Dengan kata lain pemanenan ini juga dilakukan untuk penjarangan tanaman. Pemanenan kedua dilakukan satu tahun berikutnya.

Panen harus dilakukan secara berhati-hati.Tanaman dicabut perlahan agar jangan sampai ada batang yang rusak tergores atau patah. Bisa juga pencabutan ini dibantu oleh sekop atau linggis.

Selanjutnya semua daun dibuang dan batang dipotong sesuai ukuran yang dipesan, atau dipotong dekat pangkal batang yang masih hijau tapi di atas bagian yang berwarna cokelat.

Baca Juga :   Tanaman Pembawa Hoki atau Keberuntungan

Batang-batang tanaman itu lalu dikeringanginkan bersama-sama tanah yang masih melekat, selama beberapa hari. Selanjutnya dicuci dengan cara menyemprotkan air bertekanan tinggi, sampai bersih. Proses pencucian jangan menggunakan sikat atau penggosok lainnya karena dapat menyebabkan kulit batang rusak tergores.

Pemotongan akar-akar yang masih tersisa dilakukan bila batang tanaman telah dikeringanginkan (tidak boleh terkena sinar matahari langsung).

Bila akan diekspor, batang-batang itu dikumpulkan berdasarkan ukurannya. Ekspor hendaknya menggunakan reefer container yang suhunya sekitar 13oC.

II. Menanam Pachira Dalam Pot

cara mengepang pohon pachira, cara membuat bonsai pachira, cara mengepang tanaman pachira, cara jaga pokok pachira, cara merawat pachira money tree, cara menjaga pohon pachira, cara merawat pachira aquatica, cara mengepang pachira, cara kepang pachira, pachira kepang 9
Cara mengepang pohon pachira

Bibit pachira yang ditanamkan dalam pot seharusnya datang dari biji. Karena bibit asal biji akan menghasilkan pangkal tangkai yang menggembung. Disamping itu, pembentukan tanaman yang dililit atau dikepang akan lebih gampang.

Menanam pachira dalam pot perlu media yang kaya bahan organik dan porous. Pakai kombinasi media tanah, pupuk kandang, dan pasir, dengan perbedaan 2:2:1. Juga bisa ditambah cacahan tangkai pakis.

1. Langkah Menanam

Biasanya menanam pachira dalam pot tidak langsung dari biji. Biji disemai dahulu, dan sesudah lebih dari enam bulan baru bibit ditanamkan dalam pot. Usia bibit yang dapat ditanamkan dalam pot sebetulnya bergantung dari kebutuhan. Jika ingin membuat lilitan bibitnya tak perlu terlampau besar. Sebaliknya jika ingin bonggol yang besar tentu tanamannya telah berusia lebih tua.

Langkah awal, tentukan bibit yang sehat dan bonggolnya tidak terkelupas. Ini penting untuk menjamin keberlangsungan hidup bibit itu. Selanjutnya potong sedikit akar yang tersisa. Demikian pula tangkai atasnya, pangkas beberapa cm di atas bagian yang mempunyai warna cokelat. Pemotongan ini akan menstimulasi timbulnya cabang dan daun.

Baca Juga :   42 Nama Tanaman Hias Daun, Nama Latin dan Gambarnya

Bibit yang siap dapat ditanamkan langsung pada media dalam pot yang sudah disiapkan. Supaya performanya makin menarik, sesudah semua media ditempatkan dalam pot (kurang lebih 2/3nya), di atasnya ditempatkan sedikit batu kerikil atau zeolite. Kemudian tanaman disiram seperlunya dan tempatkan di lokasi yang teduh. Dalam kurun waktu kurang lebih 3-5 bulan tanaman menjadi hiasan yang cantik di dalam pot.

2. Cara Mengepang Pohon Pachira

Kesan-kesan yang artistik dapat diperlihatkan dengan membentuk pangkal tanaman, salah satunya dengan cara pohon pachira dikepang, dililit atau dirajut. Untuk kepentingan ini seharusnya dipakai tanaman muda, berusia 3-4 bulan.

Bibit baru terlebih dahulu ditempatkan di dalam ruang sepanjang 1 minggu. Dengan tindakan ini tangkai tanaman jadi lunak karena layu. Seterusnya ambil 2 atau 3 tanaman seperti keinginan, untuk dirajut. Gabungkan beberapa tanaman barusan, ikat sisi bawahnya dan jalin seperti yang diinginkan. Sesudah selesai merajut, ikat kembali sisi atasnya, dan potong beberapa cm dari ikatan itu. Sesudah terikat pachira itu dapat ditanamkan dalam pot.

3. Gampang Merawatnya

Pachira terhitung tanaman yang tidak rewel. Itu salah satunya keunggulannya hingga dia pas ditanamkan dalam pot. Disamping itu dia relatif tahan pada gempuran hama penyakit.

Tanaman dalam pot cukup disiram air 2 atau tiga hari sekali. Jika ditempatkan di ruangan seharusnya satu minggu sekali posisi tanaman diputar. Maksudnya untuk menjaga bentuk tanaman supaya tidak tumbuh mengarah pada satu sisi.

Tanaman yang telah terlalu tinggi dan tidak pantas dapat diperbarui dengan menggunting batangnya. Dengan begitu akan ada tunas-tunas baru yang berpenampilam lebih baik. Penggantian media pot dapat dilaksanakan satu tahun sekali.

Leave a Reply

Your email address will not be published.