Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbarui

Hewata.com. Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Kita kerap kali bertemu dengan peringatan dan anjuran untuk berhemat akan listrik, berhemat bahan bakar, dan lain-lain. Tetapi, tidak seluruhnya orang mempunyai kesadaran untuk menaati peraturan itu.

Walau sebenarnya, jika kita bicara mengenai sumber daya, planet bumi tengah mengenyam kritis yang cukup memprihatinkan. Sumber daya alam (SDA) yang tidak terbarukan makin tipis karena perlakuan pendayagunaan yang fokus terhadap keuntungan, bukannya nasib lingkungan yang berkesinambungan.

Lalu, apa yang bakal terjadi? Baca secara lengkap!

Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui

apa yang dimaksud sumber daya alam, pengertian sumber daya alam adalah, apa yang dimaksud sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui, yang dimaksud sumber daya alam, sumber daya alam, sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui adalah, sumber daya alam terbagi menjadi dua yaitu

Gas dan minyak alam merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui

1. Apakah yang dimaksud dengan Sumber Daya Alam yang tidak Dapat Diperbarui?

Untuk mengerti terkait SDA yang tidak terbarukan, kita tidak bisa mengartikannya secara harfiah. Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui atau sumber daya alam yang terbatas dan tidak terbarukan, adalah zat atau elemen alami dengan periode waktu pembentukan yang lebih lamban dari kecepatan konsumsi. Tiap hari, manusia terus-terusan memakai cadangan beberapa zat ini, dan untuk memperoleh stok baru, akan menghabiskan habiskan waktu sampai beberapa ratus atau beberapa ribu tahun.

Baca Juga :   Apa yang Dimaksud Dengan Globalisasi? Jelaskan Beserta Contohnya

Sedangkan, ada sumber daya alam yang dapat diperbarui, yang tetap mengisi kembali dengan cara alamiah atau bisa bertahan dalam waktu yang lumayan panjang. Misalkan, cahaya matahari untuk panel tenaga surya, angin untuk menggerakkan turbin, dan kayu bakar yang keberadaannya bisa dikontrol lewat reboisasi.

2. Contoh sumber daya alam yang tidak bisa diperbarui

sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui adalah, contoh sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, sumber daya alam yang dapat diperbaharui adalah, contoh sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui, contoh sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui adalah, contoh sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui adalah, contoh sumber daya alam yang dapat diperbaharui adalah, sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui dan manfaatnya, apa yang dimaksud sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui

Contoh terpopuler sebagai wakil SDA tidak dapat diperbarui, yakni bahan bakar fosil, seperti minyak mentah, gas alam, dan batu bara yang menghasilkan sumber energi panas. Bahan bakar fosil diperoleh dari perut bumi, dan manusia mengekstraknya berupa gas, cair, atau padatan, untuk selanjutnya merubah zat itu menjadi energi atau produk lain, seperti plastik, poliuretan, atau pelarut.

Ada empat tipe khusus sumber daya tidak terbarukan: minyak, gas alam, batu bara, serta energi nuklir. Minyak, gas alam, dan batu bara secara kelompok disebutkan bahan bakar fosil. Bahan bakar fosil tercipta dalam Bumi dari tumbuhan dan hewan yang mati sepanjang juta-an tahun, karenanya disebutlah sebagai bahan bakar “fosil”.

Baca Juga :   10 Gurun Terluas di Dunia

3. Kenapa harus memakai SDA tidak dapat diperbarui?

Semua bahan bakar fosil tergolong sumber daya alam tidak terbarukan, tetapi SDA tidak terbarukan bukan cuma terdiri dari bahan bakar fosil. Ada juga uranium, berbentuk logam berat yang diekstraksi sebagai padatan untuk diubah dalam bentuk pembangkit listrik tenaga nuklir.

Lalu, kenapa manusia harus memakai SDA tidak terbarukan untuk bermacam kebutuhan?

Sebetulnya, masih tetap ada alternative yang lain yang tentu lebih ramah lingkungan. Tetapi, Sumber Daya Alam yang tidak dapat diperbarui cenderung bernilai ekonomis di dalam penyimpanan, konversi, serta distribusi yang murah dan gampang. Karena itu, bahan bakar fosil masih jadi sumber energi penting untuk dunia.

4. Apa Jenis Sumber Daya Alam yang Tidak Bisa Diperbarui?

Mayoritas, SDA yang tidak dapat diperbarui dibuat oleh bahan organik yang mengalami pemanasan dan kompresi, hingga makin lama beralih bentuk jadi minyak mentah maupun gas alam, yang kita tahu sebagai bahan bakar fosil.

Tetapi, istilah SDA tidak dapat diperbarui  mengarah pada mineral dan bijih logam, mirip emas, perak, serta besi, yang tercipta oleh beragam proses geologis dalam periode panjang. Disamping itu, ada juga jenis air tanah yang termasuk SDA tidak terbarukan, jika pengisian ulang pada akuifer tidak sepadan dengan waktu pengurasannya.

Baca Juga :   Apa Itu Bullying? Berikut 6 Jenis dan Dampaknya

5. Bagaimana nasib Sumber Daya Alam yang Tidak Bisa Diperbarui di Masa Mendatang?

Berdasarkan konsep dasar ekonomi berkenaan penawaran dan keinginan, ongkos untuk mendapat SDA tidak terbarukan terus akan meningkat karena makin langka dari hari ke hari. Dan, akan datang masanya, suplai terus menipis, hingga harga naik di titik yang tidak sanggup dicapai oleh pembeli.

Tetapi, haruskah kita menunggu saat itu datang, sementara imbas negatif dari pemakaian bahan bakar fosil sudah nyata dalam pemanasan global dan kerusakan lingkungan?

Sangat sayang, keadaan yang terjadi masih ada dalam kuasa industri. Implementasi sumber energi alternative termasuk lamban, dan bisa saja terhalang, oleh beragam perselisihan kepentingan di belakangnya.

Di Amerika saja, di tahun 2017, baru dapat memenuhi kebutuhan listrik dengan 6,3% tenaga angin dan 1,6% tenaga surya. Sementara nasib kendaraan listrik belum demikian baik, dan hanya mempunyai market share sekitaran 2% di tahun 2018.

Lalu, bagaimana dengan kita? Apa kita siap jadi pengubah arah angin yang lebih bagus untuk bumi dan semesta?

error: